Kamis, 29 Juni 2017

Sip! Pemprov Kalteng Berupaya Wujudkan Swasembada Jagung

id pemprov kalteng, Dinas Pertanian Barut, Setia Budi, Pemprov Kalteng Berupaya Wujudkan Swasembada Jagung
Sip! Pemprov Kalteng Berupaya Wujudkan Swasembada Jagung
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi memberikan sambutan pada sosialisasi pengembangan pangan di lahan perkebunan wilayah timur di ikuti petani dari empat kabupaten di Muara Teweh, Selasa. (Istimewa)
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berupaya mewujudkan swasembada jagung melalui peningkatan produksi jagung secara berkelanjutan dengan pengembangan pangan pada lahan perkebunan sejumlah kabupaten.

"Kegiatan ini menitikberatkan pada perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman jagung pada lahan yang masih berpotensi untuk ditingkatkan, salah satunya lahan perkebunan," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng Rawing Rambang, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara Setia Budi, di Muara Teweh, Selasa.

Dalam sosialisasi pengembangan pangan pada lahan perkebunan wilayah timur yang diikuti puluhan petani, selain dari Barito Utara juga Kabupaten Murung Raya, Barito Selatan dan Barito Timur, dia menyatakan wilayah Kalteng memiliki potensi sangat besar dalam meningkatkan produksi maupun produktivitas tanaman jagung.

Lahan yang tersedia untuk budi daya komoditas tersebut sangat luas dan prsyaratann agroklimat sederhana serta teknologi sudah tersedia.

"Prospek keuntungan bagi pembudidayanya cukup besar," katanya lagi.

Dia menjelaskan, untuk mendukung kegiatan ini dilaksanakan melalui pemberian bantuan berupa benih jagung unggul dan pupuk bersubsidi, peningkatan produktivitas jagung dilakukan melalui peningkatan penggunaan benih unggul bermutu dan pemupukan sesuai dengan rekomendasi spesifik lokasi.

Selain itu pengelolaan pengairan dan perbaikan budi daya lainnya disertai dengan peningkatan pengawalan, pendampingan, pemantauan dan koordinasi

Apalagi jagung merupakan salah satu komoditas strategis baik dalam sistem ketahanan pangan maupun perannya sebagai penggerak roda ekonomi nasional.

"Selain sebagai pangan bagi sebagian masyarakat Indonesia, jagung juga berkontribusi terhadap ketersediaan protein, mengingat jagung menjadi bahan baku untuk pakan ternak maupun perikanan," kata dia lagi.

Ia menambahkan jagung tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan dan pakan saja, tetapi juga digunakan sebagai bahan baku industri lainnya seperti bahan bakar alternatif (biofuel), polimer dan lainnya.

Permintaan jagung baik untuk industri pangan, pakan dan kebutuhan industri lainnya dalam lima tahun ke depan diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan bertambah jumlah penduduk.

"Tanaman jagung ini juga dapat meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat," ujarnya pula.

Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan Kabupaten Barito Utara diberi target oleh pemerintah pusat untuk membuka lahan pertanian tanaman jagung mencapai 52.000 hektare pada sembilan kecamatan hingga tahun 2020.

"Kami mendapat kepercayaan pemerintah pusat membuka tanaman jagung skala besar, sehingga ditargetkan hingga empat tahun ke depan Barito Utara akan menjadi lumbung tanaman jagung di Kalteng," katanya pula.

Editor: Rachmat Hidayat

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga