Rabu, 23 Agustus 2017

Masyarakat Sekitar Sungai Barito Agar Waspada Banjir, Kata Bupati

id bupati barut, banjir barut, sungai barito
Masyarakat Sekitar Sungai Barito Agar Waspada Banjir, Kata Bupati
Bupati Barito Utara Nadalsyah menyerahkan bantuan untuk warga korban banjir di Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru, Kamis sore. (Foto Diskominfo dan Persandian Barut)
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Nadalsyah mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Barito meningkatkan kewaspadaan mengingat debit air sungai itu cenderung naik.

"Saya minta warga selalu waspada terutama yang berada di kawasan permukiman yang rendah," kata Nadalsyah saat memberikan bantuan untuk korban banjir di Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru, Kamis.

Turut mendampingi bupati dalam penyerahan bantuan di kawasan banjir di RT 5, RT 6, RT 7 Kelurahan Jambu itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Barito Utara Sugianto Panala Putra, Kepala BPBD Taufik, dan Camat Teweh Baru Ajirni.

Nadalsyah memerintahkan Kepala Dinas Sosial dan PMD dan Kepala BPBD serta Camat Teweh Baru untuk segera mempersiapkan tenda-tenda darurat serta tempat-tempat penampungan evakuasi apabila kondisi dinyatakan darurat.

"Segera lakukan koordinasi antara ketua RT, ketua RW, lurah, camat serta lembaga-lembaga lainnya yang menangani bencana banjir," katanya.

Penyerahan bantuan kepada warga masyarakat yang terkena banjir ini sebagai wujud tanggap atas bencana banjir ini.

"Sekali lagi saya mengajak warga untuk bersabar seraya tetap waspada dalam menghadapi banjir," ujar Nadalsyah.

Banjir yang melanda sejumlah desa pada beberapa kecamatan yang berada di daerah aliran Sungai Barito di Kabupaten Barito Utara pada hari ketiga belum juga surut, bahkan ketinggian air cenderung naik.

Kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Lahei Barat, Lahei, Teweh Baru, Teweh Selatan, Teweh Tengah, dan Montallat.

Banjir juga merendam sebagian jalan di dalam kota Muara Teweh, antara lain Jalan Merak dan Jalan Imam Bonjol. Kedua jalan ini sudah tidak bisa dilalui kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat dengan ketinggian banjir antara 0,5 - 1 meter.

Selain itu ruas jalan lainnya juga mulai terendam banjir seperti kawasan perdagangan di Jalan Panglima Batur, Jalan Dahlia, dan Gang Paraguay.

"Saat ini kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir di daerah ini," kata Camat Teweh Tengah Eveready Noor.

Editor: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga