Senin, 21 Agustus 2017

Duh! Bayi Hidrosefalus Asal Barito Utara Batal Dioperasi

id Barito Utara, Bayi penderita hidrosefalus Muhammad Fadil, Bayi penderita hidrosefalus, RSUD Doris Sylvanus, KNPI Barut
Duh! Bayi Hidrosefalus Asal Barito Utara Batal Dioperasi
Ketua KNPI Barito Utara Wardatun Nur Jamilah bersama dokter bedah syaraf dan bayi hidrosefalus di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (12/6/17) Istimewa
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Bayi penderita hidrosefalus Muhammad Fadil, anak warga Desa Pendreh, Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dirujuk untuk mendapat pengobatan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Doris Sylvanus Palangka Raya namun batal dioperasi.

"Saat ini Fadil kondisinya stabil, namun sangat disayangkan dia tidak bisa dioperasi untuk pengobatan hidrosefalusnya, disebabkan berdasarkan hasil CT scan di RSUD Doris Sylvanus ternyata penyakit yang diderita bukan hanya hidrosepalus tetapi juga hydranencephaly," kata Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Barito Utara Wardatun Nur Jamilah ketika dihubungi dari Muara Teweh, Selasa.

Menurut Wardatun, sesuai hasil konsultasi dengan dokter bedah syaraf RS Doris Sylvanus Palangka Raya dr Alfan Syah Putra Nasution SpBS, penyakit hydranencephaly adalah penderita hidrosefalus sekaligus kondisi bayi dilahirkan tanpa mempunyai otak besar, sehingga mengakibatkan bayi tersebut tidak bisa berkembang.

Jadi, katanya lagi, apabila bayi putra ketiga dari pasangan Predi dan Sali itu tetap dipaksakan dioperasi penyakit hidrosefalusnya, maka dikhawatirkan akan timbul infeksi yang lebih membahayakan nyawanya.

"Berdasarkan hasil konsultasi tersebut dan keinginan keluarga Fadil (ayahnya, Red), maka diputuskan bayi tersebut dipulangkan kembali ke tempat asalnya di Desa Pendreh pada Selasa ini," katanya pula.

Wardatun mengatakan terkait hasil penggalangan dana yang dihimpun pihaknya bersama organisasi remaja dan komunitas pemuda lainnya, baik di Muara Teweh dan Palangka Raya, akan diserahkan sepenuhnya kepada keluarga Fadil untuk biaya kebutuhan hidupnya di bawah pengawasan KNPI Barito Utara.

Dana tersebut juga di antaranya dimanfaatkan untuk ongkos pemulangan keluarga dan bayi itu dari Palangka Raya menggunakan mobil ambulans RS Doris Sylvanus.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, penyerahan dana itu kepada keluarga atau orang tua bayi nantinya akan kami undang para wartawan. Kami juga mengucapkan terima kasih pada semua dermawan yang peduli dengan kesehatan Fadil dan mohon doa untuk kesehatannya," ujar Wardatun yang juga anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi PPP.

Editor: Admin Kalteng

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga