Bupati Resmikan Mushola Mewah Pengadilan Negeri Buntok

id bupati barsel, PN buntok,
Bupati Resmikan Mushola Mewah Pengadilan Negeri Buntok
Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri menandatangani prasasti peresmian mushola Al Danindra Pengadilan Negeri Buntok Kamis (15/6). (Foto Antara Kalteng/Bayu Ilmiawan)
Buntok (Antara Kalteng) - Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri meresmikan mushola mewah di Pengadilan Negeri Buntok pada kegiatan berbuka puasa.

"Kita sangat bersyukur pada Pengadilan Negeri Buntok telah dibangun mushola Al Danindra tersebut," katanya usai meresmikan pada saat kegiatan berbuka puasa bersama, di Buntok, Kamis petang.

Menurut dia, selain sebagai tempat beribadah, mushola juga berfungsi untuk sarana menuntut ilmu, aktifkan pengajian,dan kegiatan pendidikan lainnya dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Sementara Ketua Pengadilan Negeri Buntok, Praditia Danindra pada kesempatan itu mengatakan, pembangunan mushola ini berlangsung selama 1 tahun, dan berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 348 juta.

"Akan tetapi dana tersebut masih kurang, sebab total keseluruhannya biaya pembangunannya Rp 400 juta, sehingga kekurangannya tersebut dibantu swadaya masyarakat, alim ulama, Pemerintah Provinsi, dan Pemkab Barito Selatan," jelas dia.

Ketua Pengadilan Negeri Buntok Kelas II itu menjelaskan, mushola ini merupakan mushola terindah, sebab selain sebagai tempat yang suci, juga akan memberikan rasa nyaman bagi yang beribadah.

"Karena pembangunannya ada mengandung beberapa filosofis yang mana ada wallpaper, kubahnya dan dinding bagian dalam berwarna emas, dan untuk lebih memperindah pada bagian luarnya dibangun kolam,"tambah dia.

Untuk itu, Praditia Danindra mempersilakan masyarakat sekitar dan bagi mereka yang menunggu meminta keadilan di Pengadilan Negeri Buntok agar bisa memanfaatkan mushola tersebut untuk beribadah.

Acara berbuka puasa bersama di Pengadilan Negeri Buntok tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Satuan Organisasi Perangkat Daerah, serta masyarakat setempat.

Editor: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga