Minggu, 20 Agustus 2017

Mudik Gunakan Mobil Dinas Berpotensi Rugikan Negara

id Wakil Bupati Taufiq Mukri, mudik mobil dinas, Mudik Gunakan Mobil Dinas Berpotensi Rugikan Negara, mobil dinas
Mudik Gunakan Mobil Dinas Berpotensi Rugikan Negara
Mobil Dinas (Foto Antara Kalteng/Fahrian Adriannoor)
Sampit (Antara Kalteng) - Aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diingatkan tidak membawa mobil dinas untuk mudik lebaran karena berpotensi merugikan negara.

"Jangan menggunakan mobil dinas untuk perjalanan yang jauh di luar kota sehingga bisa menimbulkan kerugian negara. Apalagi kalau terjadi kecelakaan, padahal untuk kepentingan pribadi maka itu merugikan negara," kata Wakil Bupati HM Taufiq Mukri di Sampit, Sabtu.

Taufiq mengatakan, sesuai namanya, kendaraan dinas disiapkan untuk kepentingan dinas atau kaitan pekerjaan. Sedangkan mudik lebaran merupakan kepentingan pribadi sehingga tidak dibenarkan menggunakan kendaraan dinas.

Mobil dinas harus digunakan sesuai dengan peruntukannya. Aparatur sipil negara harus menyadari mobil dinas adalah fasilitas negara yang hanya boleh dimanfaatkan untuk kepentingan dinas dan masyarakat.

Taufiq juga mengingatkan aparatur sipil negara untuk masuk kerja sesuai aturan. Setiap aparatur sipil negara dilarang menambah libur sendiri usai cuti bersama karena dipastikan akan diberi sanksi.

Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017.

Melalui Keppres itu, Presiden Jokowi menetapkan cuti bersama tahun 2017, yaitu pada tanggal 23, 27,28,29 dan 30 Juni 2017 (Jumat, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dan 26 Desember 2017 (Selasa) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.

Cuti bersama sebagaimana dimaksud tidak mengurangi hak cuti tahunan aparatur sipil negara.

Taufiq juga menanggapi terkait masalah pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara. Menurutnya, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran untuk pembayarannya.

"Tergantung mereka (instansi) memproses, tapi diharapkan sebelum hari raya bisa dicairkan," kata Taufiq.

Seluruh aparatur sipil negara diimbau meningkatkan disiplin dan kinerja. Tujuannya untuk memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat. 

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga