Kamis, 29 Juni 2017

Ratusan Personel Gabungan Barut Amankan Arus Mudik

id barito utara, operasi Ramadaniya 2017, bupati barito utara, nadalsyah, Kapolres Barito Utara AKBP Tato Pamungkas Suyono
Ratusan Personel Gabungan Barut Amankan Arus Mudik
Bupati Barito Utara Nadalsyah menyematkan pita ditandainya Operasi Ramadaniya 2017 di halaman kantor bupati setempat di Muara Teweh, Senin (19/6/17). (Foto Antara Kalteng/Kasriadi)
Kami siap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kelancaran dan ketertiban lebaran tahun ini,"
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Sebanyak 162 personel gabungan dari Kepolisian Resor Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang dibantu DLLAJ, POM TNI-AD, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan setempat untuk mengamankan operasi Ramadaniya 2017 dalam menyambut lebaran 1438 hijriyah.

"Kami siap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk kelancaran dan ketertiban lebaran tahun ini," kata Kapolres Barito Utara AKBP Tato Pamungkas Suyono usai acara gelar pasukan dengan inspektur upacara Bupati Barito Utara (Barut) Nadalsyah di Muara Teweh, Senin.

Ratusan personel keamanan dan petugas kesehatan itu akan ditempatkan pada beberapa tempat yang rawan terjadi kemacetan, kecelakaan dan tindak kriminal di daerah ini.

Kegiatan pengamanan itu terutama pada tempat ibadah, mobilitas angkutan manusia dan barang serta kegiatan lain di pusat keramaian masyarakat.

Dalam operasi Ramadaniya tahun ini pihaknya telah menempatkan petugas pada empat titik pos antara lain di pos Jinggah jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin, pos Dermaga dan satu pos pengamanan di kawasam Jalan Sengaju Hulu depan pasar Pertokoan Barito Permai serta pos Bundaran Buah Muara Teweh.

"Kita harapkan pada arus mudik dan balik tahun ini berjalan aman dan lancar," kata Tato

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Iwan Fikri mengatakan pihaknya menjamin dalam arus mudik dan balik untuk angkutan darat semua terangkut.

Menurut dia, puncak mudik penumpang di terminal bis di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini biasanya terjadi mulai H-7 hingga H-3 dengan sarana armada tahun ini yang tersedia hanya sekitar 12 unit bus dan travel puluhan unit.

Menurut dia, puncak mudik penumpang di terminal bus di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini biasanya terjadi mulai H-7 hingga H-3 dengan sarana armada tahun 2017 yang tersedia hanya 11 unit bus dan travel atau mini bus mencapai 40 unit.

Tarif bus dengan rute Muara Teweh-Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rp100.000 per penumpang sedangkan travel jurusan Muara Teweh - Banjarmasin dan Muara Teweh-Palangka Raya masing-masing Rp200.000 per orang.

"Sebelumnya angkutan bus di Muara Teweh mencapai sepuluhan perusahaan, namun sekarang hanya dua perusahaan yaitu Maju Bersama Group dan Yuliana (YL) setiap harinya hanya bisa memberangkatkan 1-2 unit bus," kata Iwan.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga