Senin, 25 September 2017

Peduli! KPP Pratama Muara Teweh Gelar Pajak Bertutur di 2 Sekolah

id Barito Utara, KPP Pratama Muara Teweh Gelar Pajak Bertutur, Pratama Muara Teweh
Peduli! KPP Pratama Muara Teweh Gelar Pajak Bertutur di 2 Sekolah
Petugas kantor KPP Pramata Muara Teweh saat menggelar pajak bertutur di Madrasah Aliah Negeri Muara Teweh, Jumat (11/08/17). Istimewa
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Kantor Pelayanan Pajak Pratama Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menggelar pajak bertutur di dua sekolahan yakni SMAN 1 Muara Teweh dan MAN Muara Teweh.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Awareness atau kepedulian bagi para murid untuk lebih memahami peran penting pajak dalam pembangunan serta kehidupan sehari-hari," kata Kepala KPP Pratama Muara Teweh Sugeng Santosa di Muara Teweh, Jumat.

Menurut Sugeng program ini diawali dengan kick off kegiatan pajak bertutur yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 11 Agustus 2017. Dimana seluruh kantor pajak di Indonesia akan menurunkan insan-insan DPJ ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi, dengan melibatkan 111.000 peserta didik.

Pajak bertutur ini merupakan suatu program untuk memberikan edukasi dini kepada generasi muda melalui pendidikan, karena pajak bertutur, mewujudkan generasi emas Indonesia yang sadar pajak.

"Program pajak bertutur merupakan upaya bersama Direktorat Jenderal Pajak, Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam pendidikan," katanya.

Dia menatakan dengan adanya pajak bertutur yang ditujukan kepada generasi muda, yang berada di bangku pendidikan ini diantaranya untuk membangun masa depan perpajakan Indonesia, maka perlu dipersiapkan generasi bangsa yang memiliki kesadaran pajak yang lebih baik.

"Fakta menunjukan, masih rendahnya kesadaran pajak dikalangan wajib pajak dan masyarakat Indonesia. Sementara itu bonus demografi Indonesia dari tahun 2010 hingga 2045, harus dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik," kata dia.

Indonesia, kata dia, memiliki potensi besar sekali salah satunya dari segi penduduk, hal ini akan dimanfaatkan dalam rangka mewujudkan generasi pembangunan bangsa Indonesia.

Program pajak bertutur ini, kedepannya dalam capaian target akan terealisasi, asalkan ada support dari masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya, guna menyukseskan pragram pajak bertutur.

"Sebab, program pajak bertutur ini juga memberikan pemahaman kepada guru dan anak didik tentang keuangan negara, selain itu memberikan kesadaran (Awareness) tentang program edukasi kesadaran pajak dalam pendidikan," ujar Sugeng.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga