Program Java tetap rawan diretas
Rabu, 16 Januari 2013 0:08 WIB
Ilustrasi Peretas (ist)
Boston (ANTARA
News) - Java masih rawan diretas meski Oracle Corporation telah
meluncurkan pembaruan darurat pada piranti lunak miliknya.
Pakar kemanan jaringan Internet Poland's Security Explorations, Adam Gowdiak, seperti dilansir Reuters, menyebut pembaruan Java dari Oracle masih tetap meninggalkan sejumlah celah keamanan.
"Kami tidak berani mengatakan kepada para pengguna bahwa telah aman untuk menggunakan kembali Java," kata Gowdiak.
Pada Kamis (10/1), Computer Emergency Readiness Team dari U.S. Department of Homeland Security meminta para pengguna komputer untuk mematikan fungsi Java pada perangkat mereka.
Tim itu menyebut piranti lunak Java mempunyai bug yang menjadi celah pencurian indentitas ataupun bagi kejahatan lain siber seperti akun perbankan.
Oracle, pada Minggu (13/1), mengklaim telah memperbarui celah keamanan pada Java versi 7 untuk perambahan Internet.
Oracle juga menyebut celah keamanan hanya terjadi pada Java versi terbaru atau Java 7dan versi Java untuk piranti lunak perambahan Internet.
(I026)
Pakar kemanan jaringan Internet Poland's Security Explorations, Adam Gowdiak, seperti dilansir Reuters, menyebut pembaruan Java dari Oracle masih tetap meninggalkan sejumlah celah keamanan.
"Kami tidak berani mengatakan kepada para pengguna bahwa telah aman untuk menggunakan kembali Java," kata Gowdiak.
Pada Kamis (10/1), Computer Emergency Readiness Team dari U.S. Department of Homeland Security meminta para pengguna komputer untuk mematikan fungsi Java pada perangkat mereka.
Tim itu menyebut piranti lunak Java mempunyai bug yang menjadi celah pencurian indentitas ataupun bagi kejahatan lain siber seperti akun perbankan.
Oracle, pada Minggu (13/1), mengklaim telah memperbarui celah keamanan pada Java versi 7 untuk perambahan Internet.
Oracle juga menyebut celah keamanan hanya terjadi pada Java versi terbaru atau Java 7dan versi Java untuk piranti lunak perambahan Internet.
(I026)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga konsumen dari Kalsel dan Kalteng raih hadiah Yamaha Filano hingga Fazzio
12 October 2026 14:17 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Harga varian tertinggi Honor Magic 9 Pro Max capai Rp22,7 juta, kamera 200MP
30 September 2026 13:16 WIB
Honor Magic 9 unjuk gigi, kamera 200MP dan baterai 8.000 mAh jadi andalan
30 September 2026 13:10 WIB