Jakarta (ANTARA
News) - Forum Nama Domain (FND) memilih secara aklamasi Asosiasi
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) sebagai registrar dari
domain .net.id.
Ketua Forum Nama Domain Indonesia, Azhar Hasyim, di Jakarta,
Minggu, mengatakan salah satu alasan kuat APJII disepakati menjadi
registrar domain .net.id oleh peserta rapat FND di Bandung pada 26 April
lalu karena dianggap sebagai pengelola yang memiliki captive market
atau pasar potensial.
Captive market yang dimaksud, menurut dia, adalah jumlah anggota
APJII yang terdiri atas penyelenggara jasa Internet se-Indonesia yang
berjumlah 280 perusahaan.
Ketua Umum Pengelola Nama Domain Indonesia (Pandi), Andi
Budimansyah mengatakan cukup gembira atas peran serta dan keterlibatan
APJII dalam pengelolaan domain .net.id tersebut.
Ia menyarankan agar asosiasi penyelenggara jasa internet di
Indonesia tersebut juga dapat menerima pendaftaran atau registran
non-ISP untuk domain .net.id tersebut.
Sekjen APJII, Sapto Anggoro mengatakan pihaknya menyambut baik
keputusan rapat anggota FND dan bersedia menjalankan tugas sebagai
pengelola pendaftaran atau registran doman .net.id tersebut.
Domain merupakan sebuah nama yang unik yang berfungsi untuk
mengidentifikasi alamat IP. Dengan menggunakan domain, seseorang tidak
perlu menghapal serangkaian IP Address sehingga memudahkan dalam
menghapal maupun pengucapan.
Domain disewakan secara bebas dengan status sewa umumnya selama
satu tahun. Sedangkan registrar adalah pihak yang ditunjuk atau dipilih
register (Pandi) untuk mengelola dan sebagai pihak yang menerima
pendaftaran domain tertentu.
Sedangkan Forum Nama Domain merupakan gabungan dari unsur
pemerintah, country code Top Level Domain (ccTLD), pakar, dan perwakilan
asosiasi teknologi informasi (TI) lainnya. Pengelola nama domain di
Indonesia ditetapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika
(Menkominfo) berdasarkan rekomendasi dari FDN.
(V002/A011)
APJII jadi registrar domain .net.id
Minggu, 28 April 2013 21:55 WIB
Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio) (Istimewa)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Biaya regulator terlalu tinggi, APJII soroti program internet murah 1,4 GHz
27 August 2025 17:14 WIB
Libatkan masyarakat meriahkan HUT ke 66, Pemkab Kobar gelar lomba desain logo
21 July 2025 20:33 WIB