Li Na Tersingkir Di Doha
Sabtu, 15 Februari 2014 13:59 WIB
Petenis putri China Li Na tersingkir dari Qatar Terbuka. (REUTERS/Jason Lee) Istimewa
Doha, Qatar (ANTARA
News) - Unggulan teratas Li Na yang tampil sebagai juara di Australia
Terbuka bulan lalu, Kamis mengalami kemunduran menyakitkan ketika kalah
di tangan petenis kualifikasi pada putaran ketiga turnamen Qatar
Terbuka.
Pemain kondang dari China itu kalah dengan angka 7-6 (7-2), 2-6, 6-4 oleh Petra Cetkowska, pemain dari Ceko peringkat 100 dunia, merupakan kekalahan pertama pemain China itu sejak memenangi turnamen Grand Slam di Melbourne.
Ia kelihatannya dapat mengatasi masalahnya ketika bangkit lagi setelah kecolongan 1-3 pada set terakhir, tetapi tetap tidak dapat mengatasi permainan lawannya pada pertandiangan selama dua jam 46 menit, ketika ia melakukan banyak kesalahan.
Tapi ia masih beruntung, karena akan berada di urutan kedua peringkat dunia tenis tunggal putri - untuk pertama kalinya - merupakan peringka tertinggi bagi petenis Asia, pada akhir minggu ini.
Ia mencoba tampil agresif pada pertandingan itu, tetapi lawannya bermain tenang sedangkan angin berhembus kencang.
"Saya tidak menyangka permainan saya begitu buruk," kata Li seperti dikutip AFP.
"Saya berpikir kalau saya mendekat ke net permainan saya bisa semakin baik. Tapi kekalahan itu tidak terlalu buruk. Saya melakukan perlawanan dan saya tahu apa kekurangan saya, yang nanti saya coba perbaiki dalam latihan," katanya.
Li memuji lawannya, Cetkowska, yang penampilannya cukup bagus, kendati ia baru sembuh dari cedera yang menyebabkannya melorot jauh dari urutan 30 besar dunia.
Tapi Li sebenarnya memiliki peluang besar dalam pertandingan itu, karena ia sempat memimpin 3-0, 4-1 dan 5-3 pada set terakhir, tapi tetap tidak dapat mengakhiri permainan dengan kemenangan.
"Saya sempat kewalahan pada set awal dan kedua, tapi saya dapat menguasi pertandingan pada set penentu yang ketiga," kata Cetkowska.
"Ini pertandingan tenis - begitu banyak kejadian yang dapat terjadi. Ini menambah rasa percaya diri saya," katanya.
(A008)
Pemain kondang dari China itu kalah dengan angka 7-6 (7-2), 2-6, 6-4 oleh Petra Cetkowska, pemain dari Ceko peringkat 100 dunia, merupakan kekalahan pertama pemain China itu sejak memenangi turnamen Grand Slam di Melbourne.
Ia kelihatannya dapat mengatasi masalahnya ketika bangkit lagi setelah kecolongan 1-3 pada set terakhir, tetapi tetap tidak dapat mengatasi permainan lawannya pada pertandiangan selama dua jam 46 menit, ketika ia melakukan banyak kesalahan.
Tapi ia masih beruntung, karena akan berada di urutan kedua peringkat dunia tenis tunggal putri - untuk pertama kalinya - merupakan peringka tertinggi bagi petenis Asia, pada akhir minggu ini.
Ia mencoba tampil agresif pada pertandingan itu, tetapi lawannya bermain tenang sedangkan angin berhembus kencang.
"Saya tidak menyangka permainan saya begitu buruk," kata Li seperti dikutip AFP.
"Saya berpikir kalau saya mendekat ke net permainan saya bisa semakin baik. Tapi kekalahan itu tidak terlalu buruk. Saya melakukan perlawanan dan saya tahu apa kekurangan saya, yang nanti saya coba perbaiki dalam latihan," katanya.
Li memuji lawannya, Cetkowska, yang penampilannya cukup bagus, kendati ia baru sembuh dari cedera yang menyebabkannya melorot jauh dari urutan 30 besar dunia.
Tapi Li sebenarnya memiliki peluang besar dalam pertandingan itu, karena ia sempat memimpin 3-0, 4-1 dan 5-3 pada set terakhir, tapi tetap tidak dapat mengakhiri permainan dengan kemenangan.
"Saya sempat kewalahan pada set awal dan kedua, tapi saya dapat menguasi pertandingan pada set penentu yang ketiga," kata Cetkowska.
"Ini pertandingan tenis - begitu banyak kejadian yang dapat terjadi. Ini menambah rasa percaya diri saya," katanya.
(A008)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Lguirati ukir rekor ADT di Gunung Geulis dengan 62 pukulan pada Indonesia Pro-Am 2026
20 August 2026 6:42 WIB