PBB (ANTARA News) - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Minggu,
membenarkan bebasnya wartawan asal Amerika Serikat Peter Theo Curtis
setelah dua tahun disandera di Suriah.
"PBB telah memfasilitasi penyerahan Peter Theo Curtis," kata
organisasi itu dalam siaran pers seperti dikutip kantor berita RIA
Novosti.
Curtis diserahkan kepada pasukan penjaga perdamaian PBB di desa
al-Rafid, Quneitra, di Dataran Tinggi Golan, pada pukukl 15.40 GMT.
"Setelah mendapat pemeriksaan medis, Mr Curtis diserahkan kepada perwakilan pemerintahannya," kata pernyataan tersebut.
Peter Theo Curtis, dari Boston, diculik oleh para gerilyawan Front al-Nusra yang berafiliasi Al-Qaida pada Oktober 2012.
Wartawan lain Amerika, James Foley, yang juga diculik oleh
pemberontak Suriah, dipenggal pekan lalu oleh pemberontak Negara Islam
di Irak dan Suriah (ISIS/IS), yang kematiannya diposting video di
YouTube.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyambut baik berita pembebasan
wartawan itu dan mengatakan, bahwa "setelah sepekan ditandai dengan
tragedi yang tak terkatakan, kita semua lega dan bersyukur mengetahui
bahwa Theo Curtis pulang ke tanah air."
(Uu.H-AK/
PBB Benarkan Satu Wartawan AS Dibebaskan
Senin, 25 Agustus 2014 7:41 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa dahsyat guncang Jepang, 38 orang tewas dan ribuan bertahan di pengungsian
03 August 2026 4:21 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Gempa dahsyat guncang Jepang, 38 orang tewas dan ribuan bertahan di pengungsian
03 August 2026 4:21 WIB