Ternyata gaya hidup sebabkan radang gusi
Senin, 2 Juli 2018 6:44 WIB
Ilustrasi gigi (pixabay.com)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Dulu, penyakit radang gusi biasanya menimpa orang-orang pada usia pertengahan, tapi semakin lama usia penderitanya jadi lebih muda.
"Ini berhubungan dengan gaya hidup, misalnya dari rokok, dari makanan dan minuman," kata dokter gigi spesialis periodonsia Dedy Yudha Rismanto di media gathering Rumah Sakit Pondok Indah Group, Jakarta, Kamis (28/6).
Yudha mengatakan saat ini radang gusi alias periodontitis dapat terjadi pada orang berusia kepala tiga. Padahal dulu radang gusi lazim dialami mereka yang sudah berusia 40-an.
Makanan-makanan olahan yang semakin menjamur saat ini, terutama makanan manis, adalah faktor yang menyebabkan bakteri menimbulkan radang.
Rutinitas di mana aktivitas serba cepat dan terburu-buru, lanjut dia, juga dapat menyebabkan orang-orang kurang telaten dalam merawat gigi sehingga kesehatan mulut tidak terjaga.
Ia mengingatkan untuk selektif memilih makanan yang baik untuk kesehatan, seperti makanan berbahan alami.
Selain itu, bila memang menyantap makanan manis, jangan lupa untuk menaikkan keasaman dalam mulut dengan cara berkumur, setidaknya dengan air putih.
"Bisa juga pakai obat kumur, tapi perhatikan petunjuk pemakaian," kata Yudha, menambahkan obat kumur sebenarnya tidak harus dibuat untuk berkumur, tetapi sekadar "menggenangi" area di dalam mulut, baru kemudian dibuang.
"Ini berhubungan dengan gaya hidup, misalnya dari rokok, dari makanan dan minuman," kata dokter gigi spesialis periodonsia Dedy Yudha Rismanto di media gathering Rumah Sakit Pondok Indah Group, Jakarta, Kamis (28/6).
Yudha mengatakan saat ini radang gusi alias periodontitis dapat terjadi pada orang berusia kepala tiga. Padahal dulu radang gusi lazim dialami mereka yang sudah berusia 40-an.
Makanan-makanan olahan yang semakin menjamur saat ini, terutama makanan manis, adalah faktor yang menyebabkan bakteri menimbulkan radang.
Rutinitas di mana aktivitas serba cepat dan terburu-buru, lanjut dia, juga dapat menyebabkan orang-orang kurang telaten dalam merawat gigi sehingga kesehatan mulut tidak terjaga.
Ia mengingatkan untuk selektif memilih makanan yang baik untuk kesehatan, seperti makanan berbahan alami.
Selain itu, bila memang menyantap makanan manis, jangan lupa untuk menaikkan keasaman dalam mulut dengan cara berkumur, setidaknya dengan air putih.
"Bisa juga pakai obat kumur, tapi perhatikan petunjuk pemakaian," kata Yudha, menambahkan obat kumur sebenarnya tidak harus dibuat untuk berkumur, tetapi sekadar "menggenangi" area di dalam mulut, baru kemudian dibuang.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Awas! Gatal pada area kelamin bisa jadi disebabkan radang hingga infeksi
14 January 2024 14:40 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kartu Pikachu langka milik Logan Paul terjual belasan juta dolar lewat lelang
17 February 2026 22:24 WIB
Film Monster Pabrik Rambut tawarkan warna baru bagi genre horor Indonesia
17 February 2026 22:20 WIB