Jakarta (Antaranews Kalteng) - Smoothie sering disebut-sebut sebagai makanan diet dan cara untuk detoksifikasi tubuh, namun, apakah juga bisa menurunkan bobot tubuh?
Ahli diet dari Colorado, Amerika Serikat, Ryan Andrews, seperti dilansir Time belum lama ini mengatakan, untuk menurunkan berat badan, alih-alih berfokus pada diet - makanan apa saja yang mungkin menjadi bagian dari diet itu - sebaiknya pertimbangkan semua perilaku yang mendukung tubuh yang sehat.
Menurut dia, meminum smoothie bisa jadi salah satu cara menurunkan berat badan, bila diiringi diet makan seimbang, beraktivitas fisik, tidur cukup serta mengontrol stres.
Smoothie bisa menjadi pilihan asupan yang sehat, asalkan campuranya benar. Smoothie yang baik biasanya memiliki 1- 2 sendok makan lemak, 1 cangkir buah, satu atau dua genggam sayuran hijau dan 1 cangkir protein.
Untuk membuat smoothie, Anda bisa mencampurkan 1 cangkir blueberry beku, 1/2 pisang beku, 1/2 cangkir kembang kol beku, 1 hingga 2 lembar daun kale, 1 hingga 2 cangkir susu tanpa pemanis, 1 hingga 2 sesendok biji campur (chia, flax, rami), 1 sendok bubuk protein rami dan beberapa granola.
Benarkah smoothie bisa bantu turunkan berat badan?
Senin, 19 November 2018 10:27 WIB
Ilustrasi Smoothie (pixabay)
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ahli ungkap cara bantu otak dan usus membatasi asupan makanan dengan diet kalori
08 December 2025 13:12 WIB
Pola pikir yang keliru bisa hambat program diet dan memicu obesitas kambuh
30 September 2025 12:16 WIB