Transfer Griezmann ke Barcelona dibatalkan?
Jumat, 26 Juli 2019 14:55 WIB
Barcelona's new French forward Antoine Griezmann poses with his new jersey next to the football club's president Josep Maria Bartomeu (R) during his official presentation at the Camp Nou stadium in Barcelona on July 14, 2019. (Photo by LLUIS GENE / AFP) (AFP/LLUIS GENE)
Jakarta (ANTARA) - Transfer Antoine Griezmann dari Atletico Madrid ke Barcelona dapat dibatalkan karena ada masalah jumlah biaya, kata presiden La Liga Javier Tebas dalam laman BBC hari ini.
Atletico mengajukan keluhan kepada La Liga setelah Barca resmi mengumumkan pembelian penyerang asal Prancis ini setelah mengaktifkan klausul pelepasan 120 juta euro (sekitar Rp1,86 triliun) pada 12 Juli.
Klausul itu sudah jauh berkurang dari awalnya 200 juta euro (sekitar Rp3,11 triliun) menjadi 120 juta euro pada 1 Juli, tetapi Atletico mengklaim Barcelona harus membayar 80 juta sisanya (sekitar Rp1,24 triliun).
Klub ibu kota Spanyol ini menilai kesepakatan Griezmann dengan Barca sudah terjadi sebelum 1 Juli.
Kabar pembatalan ini bisa jadi pukulan besar bagi Barcelona menjelang musim baru karena Griezmann sendiri sudah tampil perdana untuk tim barunya dalam pertandingan persahabatan melawan Chelsea di Jepang yang berujung kekalahan 1-2 untuk Barca.
"(Atletico) mengajukan keluhan dan ragu apakah kami harus menyerahkan lisensi Griezmann ke Barcelona," ujar Tebas kepada radio Spanyol Onda Cero. "Membatalkan transfer pemain adalah langkah yang bisa dilakukan dan La Liga harus memutuskan tindakan apa yang akan diambil."
"Ada proses yang harus dijalankan dan mereka yang menanganinya harus menyelesaikan kasus ini."
Atletico telah melaporkan Barcelona ke FIFA atas dugaan melakukan pendekatan ilegal untuk Griezmann pada Desember 2017.
Griezmann sendiri menolak tawaran dari Barcelona musim panas lalu. Namun, Atletico mengklaim Barca berbicara lagi dengan mereka Maret silam dan menyebut juara Spanyol ini tidak memiliki rasa hormat.
Atletico mengajukan keluhan kepada La Liga setelah Barca resmi mengumumkan pembelian penyerang asal Prancis ini setelah mengaktifkan klausul pelepasan 120 juta euro (sekitar Rp1,86 triliun) pada 12 Juli.
Klausul itu sudah jauh berkurang dari awalnya 200 juta euro (sekitar Rp3,11 triliun) menjadi 120 juta euro pada 1 Juli, tetapi Atletico mengklaim Barcelona harus membayar 80 juta sisanya (sekitar Rp1,24 triliun).
Klub ibu kota Spanyol ini menilai kesepakatan Griezmann dengan Barca sudah terjadi sebelum 1 Juli.
Kabar pembatalan ini bisa jadi pukulan besar bagi Barcelona menjelang musim baru karena Griezmann sendiri sudah tampil perdana untuk tim barunya dalam pertandingan persahabatan melawan Chelsea di Jepang yang berujung kekalahan 1-2 untuk Barca.
"(Atletico) mengajukan keluhan dan ragu apakah kami harus menyerahkan lisensi Griezmann ke Barcelona," ujar Tebas kepada radio Spanyol Onda Cero. "Membatalkan transfer pemain adalah langkah yang bisa dilakukan dan La Liga harus memutuskan tindakan apa yang akan diambil."
"Ada proses yang harus dijalankan dan mereka yang menanganinya harus menyelesaikan kasus ini."
Atletico telah melaporkan Barcelona ke FIFA atas dugaan melakukan pendekatan ilegal untuk Griezmann pada Desember 2017.
Griezmann sendiri menolak tawaran dari Barcelona musim panas lalu. Namun, Atletico mengklaim Barca berbicara lagi dengan mereka Maret silam dan menyebut juara Spanyol ini tidak memiliki rasa hormat.
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dipastikan lolos 16 besar, Parancis tak turunkan Mbappe saat lawan Tunisia
30 November 2022 22:36 WIB, 2022
La Liga akan lakukan investigasi potensi pertukaran Griezmann dengan Saul
16 July 2021 17:43 WIB, 2021
Mantan Bek Barcelona Mathieu sebut Antoine Griezmann salah pilih klub
24 February 2021 17:03 WIB, 2021