OVO dikabarkan berstatus unicorn
Jumat, 4 Oktober 2019 16:08 WIB
Ilustrasi - Suasana OVO Corner di gedung Lippo Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018). (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Penyedia layanan dompet digital OVO dikabarkan sudah berstatus unicorn sejak beberapa bulan belakangan.
Firma analisis perusahaan, CB Insight, yang juga membuat daftar unicorn dunia, dalam situs mereka menulis valuasi OVO senilai 2,9 miliar dolar atau sekitar Rp41 triliun.
Situs CB Insight mencatat valuasi OVO sebesar itu sejak 14 Maret 2019.
OVO belum merespons untuk mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.
Jika benar OVO memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar, mereka menjadi perusahaan rintisan kelima yang menyandang status unicorn di Indonesia.
Tiga perusahaan Indonesia saat ini sudah berstatus unicorn, yaitu Traveloka, Bukalapak dan Tokopedia, sementara Gojek sudah naik satu tingkat lebih tinggi, menjadi decacorn.
Firma analisis perusahaan, CB Insight, yang juga membuat daftar unicorn dunia, dalam situs mereka menulis valuasi OVO senilai 2,9 miliar dolar atau sekitar Rp41 triliun.
Situs CB Insight mencatat valuasi OVO sebesar itu sejak 14 Maret 2019.
OVO belum merespons untuk mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.
Jika benar OVO memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar, mereka menjadi perusahaan rintisan kelima yang menyandang status unicorn di Indonesia.
Tiga perusahaan Indonesia saat ini sudah berstatus unicorn, yaitu Traveloka, Bukalapak dan Tokopedia, sementara Gojek sudah naik satu tingkat lebih tinggi, menjadi decacorn.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopi Kenangan sabet status 'Unicorn' setelah peroleh pendanaan Seri C
28 December 2021 11:42 WIB, 2021
Erick Thohir siapkan pendanaan bagi startup dan unicorn karya anak bangsa
23 October 2021 11:58 WIB, 2021
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Komdigi luncurkan program penguatan kompetensi keamanan siber bagi generasi muda
01 February 2026 15:04 WIB
Google hentikan fitur pemutaran latar belakang YouTube untuk pengguna gratis
01 February 2026 13:43 WIB