Nahas! Pejalan kaki tewas seketika usai terlindas truk Fuso
Kamis, 2 April 2020 20:24 WIB
Warga berkerumun di sekitar jasad pejalan kaki yang tewas terlindas truk di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (2/4/2020). (ANTARA/HO-Polrestro Jaktim)
Jakarta (ANTARA) - Seorang pejalan kaki tewas setelah terlindas kendaraan di Simpang Pupar Jalan Raya Bekasi, Jakarta Timur, Kamis sore.
"Korban satu orang meninggal dunia terlindas kendaran jenis truk Fuso," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto di Jakarta.
Peristiwa dilaporkan terjadi pukul 14.30 WIB saat kendaraan truk Fuso nomor polisi B 9696 AB berjalan dari arah timur ke barat melalui Jalan Raya Bekasi.
Sesampainya di Simpang Pupar, roda kiri belakang kendaraan truk tersebut melindas seorang pejalan kaki yang terjatuh akibat jalan yang licin tergenang air.
"Akibat kecelakaan tersebut seorang menderita luka berat di kepala dan meninggal dunia di TKP," katanya.
Korban diketahui bernama Nur Husein (30) warga Kampung Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur.
"Sopir truk berinisial GH (23) sudah kita amankan untuk diperiksa," katanya.
"Korban satu orang meninggal dunia terlindas kendaran jenis truk Fuso," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto di Jakarta.
Peristiwa dilaporkan terjadi pukul 14.30 WIB saat kendaraan truk Fuso nomor polisi B 9696 AB berjalan dari arah timur ke barat melalui Jalan Raya Bekasi.
Sesampainya di Simpang Pupar, roda kiri belakang kendaraan truk tersebut melindas seorang pejalan kaki yang terjatuh akibat jalan yang licin tergenang air.
"Akibat kecelakaan tersebut seorang menderita luka berat di kepala dan meninggal dunia di TKP," katanya.
Korban diketahui bernama Nur Husein (30) warga Kampung Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur.
"Sopir truk berinisial GH (23) sudah kita amankan untuk diperiksa," katanya.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyebab cedera pada pelari dipengaruhi oleh pemilihan sepatu hingga anatomi kaki
17 April 2026 14:00 WIB
Luka kaki diabetik memerlukan penanganan komprehensif guna mencegah komplikasi
04 February 2026 11:36 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB