PLN resmi operasikan SPKLU pertama di Kalimantan
Selasa, 7 Desember 2021 16:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU di halaman kantor PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (UIW Kaltimra) di Balikpapan. (ANTARA/HO-PLN)
Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) telah mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Pulau Kalimantan untuk mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Lokasi stasiun pengisian daya kendaraan listrik itu terletak di halaman kantor PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (UIW Kaltimra) di Balikpapan, Kalimantan timur.
"SPKLU merupakan dukungan PLN dalam menyediakan infrastruktur pendukung kendaraan listrik, sehingga harapannya bisa mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia," kata Executive Vice President Retail PLN Regional Sumatera dan Kalimantan Sigit Witjaksono dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Sigit menjelaskan pengoperasian SPKLU sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
“Sebagai BUMN yang bergerak di bidang ketenagalistrikan, PLN terus bergerak memberikan dukungan dalam memasifkan kendaraan listrik di Indonesia, karena tentunya ini juga sebagai dukungan kami pada program pemerintah mengembangkan kendaraan zero carbon," ujarnya.
SPKLU yang dioperasikan memiliki tipe fast charging, sehingga pengguna dapat mengisi daya kendaraan relatif lebih cepat. Dari hasil uji coba yang dilakukan untuk mengisi daya mobil listrik sampai 100 persen hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga jam.
Cara menggunakan SPKLU terbilang sederhana, pengguna dapat mengunduh aplikasi Charge.In melalui Google Play atau App Store.
Baca juga: PLN: Kendaraan listrik membutuhkan insentif dan sinergitas lembaga
Charge.In merupakan aplikasi yang memudahkan para pemilik kendaraan listrik dalam pengisian daya baterai karena aplikasi ini bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai di stasiun-stasiun pengisian.
Saat ini PLN sudah bekerja sama dengan himpunan bank negara terkait mekanisme pembayaran konsumsi listrik di SPKLU. Melalui aplikasi ini pelanggan dapat mengatur sendiri daya listrik yang akan diisi ke mobil masing-masing.
General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto mengatakan pihaknya gencar mengenalkan kendaraan listrik agar penggunaannya semakin akrab di kalangan masyarakat.
PLN menggandeng jajaran stakeholders sebagai kampanye untuk menggunakan kendaraan listrik.
“Kami akan terus berupaya mengenalkan kendaraan listrik supaya awareness stakeholders dan masyarakat terus meningkat," tegas Saleh.
"Dalam waktu dekat juga akan kami adakan konvoi kendaraan listrik bersama stakeholders, harapannya untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa era kendaraan listrik di Kalimantan Timur telah dimulai," tambahnya.
Berdasarkan peta jalan yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik dengan 31.859 unit SPKLU pada 2030.
Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor bahan bakar minyak sekitar 6 juta kiloliter pada tahun tersebut.
Baca juga: Target PLN membangun pembangkit energi bersih 10,6 gigawatt sampai 2025
Baca juga: PLN peringkat teratas sebagai perusahaan listrik rendah emisi
Lokasi stasiun pengisian daya kendaraan listrik itu terletak di halaman kantor PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (UIW Kaltimra) di Balikpapan, Kalimantan timur.
"SPKLU merupakan dukungan PLN dalam menyediakan infrastruktur pendukung kendaraan listrik, sehingga harapannya bisa mempercepat penetrasi pasar kendaraan listrik di Indonesia," kata Executive Vice President Retail PLN Regional Sumatera dan Kalimantan Sigit Witjaksono dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Sigit menjelaskan pengoperasian SPKLU sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
“Sebagai BUMN yang bergerak di bidang ketenagalistrikan, PLN terus bergerak memberikan dukungan dalam memasifkan kendaraan listrik di Indonesia, karena tentunya ini juga sebagai dukungan kami pada program pemerintah mengembangkan kendaraan zero carbon," ujarnya.
SPKLU yang dioperasikan memiliki tipe fast charging, sehingga pengguna dapat mengisi daya kendaraan relatif lebih cepat. Dari hasil uji coba yang dilakukan untuk mengisi daya mobil listrik sampai 100 persen hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga jam.
Cara menggunakan SPKLU terbilang sederhana, pengguna dapat mengunduh aplikasi Charge.In melalui Google Play atau App Store.
Baca juga: PLN: Kendaraan listrik membutuhkan insentif dan sinergitas lembaga
Charge.In merupakan aplikasi yang memudahkan para pemilik kendaraan listrik dalam pengisian daya baterai karena aplikasi ini bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai di stasiun-stasiun pengisian.
Saat ini PLN sudah bekerja sama dengan himpunan bank negara terkait mekanisme pembayaran konsumsi listrik di SPKLU. Melalui aplikasi ini pelanggan dapat mengatur sendiri daya listrik yang akan diisi ke mobil masing-masing.
General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto mengatakan pihaknya gencar mengenalkan kendaraan listrik agar penggunaannya semakin akrab di kalangan masyarakat.
PLN menggandeng jajaran stakeholders sebagai kampanye untuk menggunakan kendaraan listrik.
“Kami akan terus berupaya mengenalkan kendaraan listrik supaya awareness stakeholders dan masyarakat terus meningkat," tegas Saleh.
"Dalam waktu dekat juga akan kami adakan konvoi kendaraan listrik bersama stakeholders, harapannya untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa era kendaraan listrik di Kalimantan Timur telah dimulai," tambahnya.
Berdasarkan peta jalan yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik dengan 31.859 unit SPKLU pada 2030.
Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor bahan bakar minyak sekitar 6 juta kiloliter pada tahun tersebut.
Baca juga: Target PLN membangun pembangkit energi bersih 10,6 gigawatt sampai 2025
Baca juga: PLN peringkat teratas sebagai perusahaan listrik rendah emisi
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor : Rachmat Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semangat Kemerdekaan, PLN Kalselteng Siap Layani Masyarakat Lewat 73 SPKLU 24 Jam
22 July 2025 23:26 WIB
PLN UID Kalselteng tambah SPKLU hadapi lonjakan penggunaan EV saat Idul Fitri
27 March 2025 10:35 WIB
PLN Hadirkan SPKLU di komplek perumahan tingkatkan kenyamanan pengguna EV
04 February 2025 22:54 WIB
Konsumsi listrik kendaraan EV di SPKLU meningkat 500 persen sepanjang Natal dan Tahun Baru
03 January 2025 5:56 WIB, 2025
Dirut PLN: Konsumsi energi kendaraan listrik meningkat lebih dari lima kali lipat
01 January 2025 17:31 WIB, 2025
Dirut PLN pastikan seluruh infrastruktur EV siap layani masyarakat 24 jam
26 December 2024 7:21 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Restrukturisasi pegawai, Menkeu Purbaya ganti pejabat Bea Cukai di 5 pelabuhan
28 January 2026 9:02 WIB
Rupiah tertekan ke Rp17 ribu per dolar AS, Purbaya pastikan segera menguat
19 January 2026 20:08 WIB