Sushi Yay! hadirkan gerai pertama di Jakarta
Chief Operating Officer PT Yay Enak Semua Wilson Tjandra (kiri) dan Chief Executive Officer PT Yay Enak Semua David Soong (kanan) dalam konferensi pers pembukaan gerai offline Sushi Yay! pertama di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2023). Sushi Yay!, jenama pengantaran sushi, membuka gerai luring pertamanya setelah 3 tahun beroperasi secara online saja, dan menawarkan 50 varian makanan, lebih banyak dari pilihan yang ditawarkan di pemesanan daring. (ANTARA/Mecca Yumna)
Chief Executive Officer PT Yay Enak Semua David Soong saat jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan Sushi Yay! memiliki sekitar 500 ribu orang pelanggan di platformnya setiap bulan dan banyak dari mereka meminta untuk membuka toko.
"Ini toko pertama kita yang imut. Nanti ke depannya tokonya akan lebih besar ya," ujar David.
David menjelaskan bahwa mereka membuka gerai luring guna mendekatkan diri pada para pelanggan sehingga dapat mewadahi interaksi para pelanggan dengan keluarga dan teman-temannya saat menyantap menu dari mereka.
Selain itu, ujarnya, semua menu yang ditawarkan di restoran tersebut dipatok pada Rp9.000 sehingga dapat dinikmati semua orang.
Baca juga: Kue dan sushi jadi pilihan favorit untuk akhir pekan
Apabila respon dari masyarakat baik, mereka akan membuka lebih banyak gerai luring. Rencananya, kata David, pada tahun depan mereka membuka setidaknya 30 gerai dengan ukuran yang berbeda-beda.
Chief Operating Officer PT Yay Enak Semua Wilson Tjandra menjelaskan mereka memilih Tebet sebagai tempat untuk gerai pertamanya karena menurut data mereka, terdapat banyak sekali pesanan daring dari area itu.
Wilson menambahkan untuk menarik perhatian generasi muda, yang menjadi target pasar mereka, tempat tersebut juga dilengkapi dengan dekorasi yang menarik, serta warna-warna yang cerah, seperti oranye, agar lebih Instagrammable. Selain itu, dia menambahkan, ada promosi yang dilakukan untuk memeriahkan pembukaan gerai pertama Sushi Yay!.
"Jadi kita buka, kita adain acara selama beberapa minggu ke depan, kita ngadain namanya Sushi Tower, jadi, kita bikin challenge. Jadi, bisa banget makan gratis," ujar dia.
Jika pengunjung dapat menghabiskan sushi hingga tumpukan piringnya setinggi 25 centimeter, maka akan mendapatkan diskon 25 persen, dan yang mampu menghabiskan sushi hingga tumpukan piringnya mencapai 50 centimeter, mendapatkan diskon 50 persen. Apabila bisa menghabiskan sushi hingga tumpukan piringnya mencapai 100 centimeter, maka ada diskon 100 persen.
Menu yang ditawarkan di gerai offline tersebut, kata dia, lebih banyak daripada yang tersedia di pemesanan online, sekitar 50 varian. Di gerai offline, ada nigiri, sashimi, serta menu-menu appetizer (makanan pembuka).
Pewarta : Mecca Yumna Ning Prisie
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB