Puruk Cahu (ANTARA) - Seluruh Fraksi pendukung di DPRD Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024, dan Raperda tentang R-APBD perubahan tahun anggaran 2025.

Sejumlah catatan yang disampaikan enam fraksi itu bagian dari pandangan umum terhadap dua raperda yang sedang dibahas, kata Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi usai memimpin sidang paripurna yang turut dihadiri Bupati Heriyus di Puruk Cahu, Selasa.

"Adapun enam fraksi di DPRD Murung Raya, yakni fraksi PDIP, fraksi PKB, fraksi Nasdem, fraksi PAN, dan fraksi Demokrat serta dua fraksi gabungan, yakni fraksi Gerindra – PPP dan Fraksi Golongan Karya – PKS," singkat dia.

Sebelumnya, Juru bicara Fraksi PDIP Kabik Amaz Jasikha mengataka pihaknya tidak hanya memandang raperda sebagai laporan rutinitas administratif, melainkan sebagai instrumen untuk menilai sejauh mana APBD telah berpihak kepada rakyat, meningkatkan pelayanan dasar, dan menjawab tantangan pembangunan di Murung Raya kedepan.

"Bagi fraksi PDIP, pencapaian administratif tidak semerta-merta menutup kelemahan substantif yang nyata saat ini, yaitu rendahnya serapan anggaran, tingginya silpa dan belum maksimalnya dampak pembangunan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat," kata Kabik.

Selain itu Kabik juga menyampaikan secara umum Fraksi PDIP di DPRD kabupaten Murung Raya dapat menerima dua buah Rancangan peraturan daerah untuk dibahas ke tingkat selanjutnya sehingga ditetapkan menjadi Perda.

Baca juga: Bupati beri motivasi peserta PKKMB 2025 Akbid Murung Raya

Selanjutnya juru bicara fraksi gabungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Gerindra, Sutrisno menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah, yang telah memperoleh opini WTP dari BPK RI terhadap APBD 2024, dan berharap agar bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan dimasa yang akan datang.

Menanggapi dua raperda tersebut, Sutrisno mendorong pemerintah daerah memaksimalkan semua potensi daerah yang dapat meningkatkan sumber-sumber pendapatan asli daerah. 

"Kami juga mengharapkan pemda menggunakan sisa anggaran dengan skala-skala prioritas untuk kepentingan seluruh masyarakat," demikian Sutrisno.

Baca juga: Wakil Ketua I DPRD Mura harap STQ jadi wadah perkuat ilmu agama

Baca juga: Kecamatan Murung pertahankan gelar umum STQ tingkat kabupaten

Baca juga: Bupati Murung Raya ingatkan pentingnya kerukunan antarumat beragama


Pewarta : Supriadi
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026