Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan subsektor aplikasi menjadi salah satu dari 7 subsektor prioritas arahan Presiden yang cukup diminati investor internasional.
“Aplikasi menjadi penerima investasi tertinggi pada triwulan 1-3 tahun 2025. Hal ini menunjukkan tren positif pertumbuhan sektor kreativitas berbasis digital di Indonesia,” kata Riefky dalam acara Ekraf Annual Report 2025 di Jakarta, Senin.
Subsektor aplikasi tersebut meliputi fintech, e-commerce, aplikasi berbasis AI, aplikasi entertainment, dan lain sebagainya. Data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang diolah Kemenekraf, pada triwulan 1-3 tahun 2025, investasi pada subsektor aplikasi mencapai Rp40,94 triliun.
Deputi Bidang Pengembangan Strategis Cecep Rukendi menambahkan pengembangan aplikasi menjadi yang juga banyak dipilih generasi muda sebagai lapangan pekerjaan dan bisa jadi tolok ukur tren industri kreatif yang berkembang di Indonesia, diikuti dengan subsektor games.
“Demikian juga di ekspor, sampai triwulan tiga ini yang naik itu games, yang tadinya kan kuliner, fashion, kriya, lalu penerbitan, nah sekarang itu justru penerbitan dikalahkan oleh games,” kata Cecep.
Investasi terbanyak diikuti 7 subsektor lainnya yakni fashion Rp26 triliun, kriya Rp22,37 triliun, dan kuliner Rp20,38 triliun. Ada juga musik mendapatkan investasi sebanyak Rp4,25 triliun, game developer Rp1,86 triliun dan film, animasi, video sebanyak Rp1,64 triliun.
Total investasi pada industri ekonomi kreatif sekitar Rp132 triliun dengan dominasi 5 negara terbesar yaitu Singapura, Hong Kong, Amerika, Korea Selatan, dan Tiongkok. Dari sisi provinsi, investor masih terkonsentrasi pada Pulau Jawa.
“Ke depannya kami akan mendorong investasi ekraf ke provinsi lainnya di luar Jawa. Rencana ini sudah kami tuangkan di dalam Rancangan Perpres Rindekraf 2026-2045 dan Strategi Penguatan Kelembagaan Ekraf di Daerah,” kata Riefky.
Subsektor aplikasi dan game paling diburu investor asing
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya (kiri) bersama Wakil Menteri Ekraf Irene Umar (kanan) menjawab pertanyaan saat Laporan Tahunan 2025 Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Senin (22/12/2025). Kementerian Ekonomi Kreatif memaparkan kinerja tahun 2025 hingga triwulan IIl dengan capaian realisasi investasi sektor ekonomi kreatif tembus Rp132 triliun atau 97 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp136,3 triliun. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Pewarta : Fitra Ashari
Editor : Nano Ridhansyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KEK ETKI Banten dinilai mampu dorong investasi dan serapan talenta kreatif
14 January 2026 16:16 WIB
Tiga modal ekraf: Kreativitas, inovasi, kolaborasi dorong pertumbuhan ekonomi
22 December 2025 18:24 WIB
Dorong ekonomi kreatif, Kemenparekraf lahirkan 1.000 talenta digital baru
22 November 2025 19:26 WIB
Industri kreatif jadi ruang masa depan anak muda, kata Menparekraf Teuku Riefky
10 October 2025 14:05 WIB