PLN perkuat green mining dengan siap pasok listrik hijau untuk industri tambang
Jumat, 24 April 2026 17:46 WIB
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan MoU oleh UID Kalselteng di Jakarta. (ANTARA/PLN UID Kalselteng)
Palangka Raya (ANTARA) - PT PLN (Persero) semakin memperkuat perannya dalam mendukung implementasi Green Mining di Indonesia dengan menghadirkan pasokan listrik hijau yang andal bagi industri pertambangan. Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama pelaku industri guna mendorong operasional tambang yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan Memorandum of Understanding (MoU) Integrated Business Solution antara PLN dengan PT Makmur Sejahtera Wisesa sebesar 106 MVA serta PT Maruwai Coal sebesar 71 MVA. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di sektor pertambangan.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata PLN dalam mendorong transformasi energi di sektor pertambangan.
“Ini adalah langkah konkret PLN dalam mendukung implementasi Green Mining melalui pemanfaatan energi listrik yang lebih bersih, efisien, dan andal untuk mendukung elektrifikasi alat berat di pertambangan.”
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono bersama Presiden Direktur PT Maruwai Coal, Totok Azhariyanto, serta Direktur PT Makmur Sejahtera Wisesa, Teuku Rangga Felamona. Momentum ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi antara PLN dan pelaku industri pertambangan.
Melalui kerja sama ini, PLN menghadirkan solusi kelistrikan terintegrasi yang tidak hanya menjamin keandalan pasokan energi, tetapi juga mendorong efisiensi operasional perusahaan tambang. Pemanfaatan listrik diharapkan mampu menggantikan penggunaan bahan bakar fosil pada operasional alat berat sehingga dapat menekan emisi karbon.
Iwan menambahkan bahwa PLN siap menjadi mitra strategis bagi sektor industri dalam menjalankan transisi energi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.
“PLN berkomitmen menghadirkan solusi energi yang tidak hanya andal, tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi operasional industri. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan sektor pertambangan dapat tumbuh secara berkelanjutan dengan memanfaatkan energi yang lebih bersih,” tambahnya.
Melalui kolaborasi ini, PLN tidak hanya menegaskan dukungannya terhadap implementasi Green Mining, tetapi juga memperkuat peran sebagai enabler transisi energi di sektor industri, sekaligus mendorong terciptanya operasional pertambangan yang lebih efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dan Memorandum of Understanding (MoU) Integrated Business Solution antara PLN dengan PT Makmur Sejahtera Wisesa sebesar 106 MVA serta PT Maruwai Coal sebesar 71 MVA. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di sektor pertambangan.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata PLN dalam mendorong transformasi energi di sektor pertambangan.
“Ini adalah langkah konkret PLN dalam mendukung implementasi Green Mining melalui pemanfaatan energi listrik yang lebih bersih, efisien, dan andal untuk mendukung elektrifikasi alat berat di pertambangan.”
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono bersama Presiden Direktur PT Maruwai Coal, Totok Azhariyanto, serta Direktur PT Makmur Sejahtera Wisesa, Teuku Rangga Felamona. Momentum ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi antara PLN dan pelaku industri pertambangan.
Melalui kerja sama ini, PLN menghadirkan solusi kelistrikan terintegrasi yang tidak hanya menjamin keandalan pasokan energi, tetapi juga mendorong efisiensi operasional perusahaan tambang. Pemanfaatan listrik diharapkan mampu menggantikan penggunaan bahan bakar fosil pada operasional alat berat sehingga dapat menekan emisi karbon.
Iwan menambahkan bahwa PLN siap menjadi mitra strategis bagi sektor industri dalam menjalankan transisi energi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.
“PLN berkomitmen menghadirkan solusi energi yang tidak hanya andal, tetapi juga mendukung upaya pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi operasional industri. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan sektor pertambangan dapat tumbuh secara berkelanjutan dengan memanfaatkan energi yang lebih bersih,” tambahnya.
Melalui kolaborasi ini, PLN tidak hanya menegaskan dukungannya terhadap implementasi Green Mining, tetapi juga memperkuat peran sebagai enabler transisi energi di sektor industri, sekaligus mendorong terciptanya operasional pertambangan yang lebih efisien, kompetitif, dan ramah lingkungan
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Srikandi PLN kawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan
28 April 2026 12:25 WIB
PLN UIP KLB optimalkan pengamanan aset ketenagalistrikan di Kotawaringin Barat
28 April 2026 12:17 WIB
PLN-Pemkot Banjarbaru resmikan SPKLU ultra fast charging pertama di Kalimantan
27 April 2026 18:51 WIB
Upskilling Frontliner Chapter 4, PLN tegaskan komitmen melayani sepenuh hati
27 April 2026 17:05 WIB
Terpopuler - Seputar PLN
Lihat Juga
Srikandi PLN kawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan
28 April 2026 12:25 WIB
PLN UIP KLB optimalkan pengamanan aset ketenagalistrikan di Kotawaringin Barat
28 April 2026 12:17 WIB
PLN-Pemkot Banjarbaru resmikan SPKLU ultra fast charging pertama di Kalimantan
27 April 2026 18:51 WIB
Upskilling Frontliner Chapter 4, PLN tegaskan komitmen melayani sepenuh hati
27 April 2026 17:05 WIB
PLN perkuat green mining dengan siap pasok listrik hijau untuk industri tambang
24 April 2026 17:46 WIB