Nanga Bulik (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Lamandau, Kalimantan Tengah Rosmawati menegaskan ketersediaan obat yang aman dan bermutu, merupakan komponen krusial dalam mendukung keberhasilan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Hal tersebut disampaikan Rosmawati saat membuka pertemuan peningkatan kompetensi petugas pengelola obat dan peningkatan mutu pelayanan farmasi di FKTP Se-Lamandau tahun 2026.
"Keberhasilan layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan ketepatan diagnosis tenaga medis, tetapi juga sangat bergantung pada ketersediaan obat yang memadai," terangnya.
Dia menyampaikan obat merupakan komponen sangat krusial dan tidak tergantikan dalam rantai pelayanan kesehatan.
"Sebagus apa pun fasilitas dan sebaik apa pun diagnosis tenaga medis, pengobatan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan ketersediaan obat memadai, aman dan bermutu,” terang Rosmawati.
Baca juga: Koperasi Melata Jaya Indah beri dampak nyata dan manfaat di Lamandau
Menurutnya, perencanaan kebutuhan obat harus dilakukan secara sistematis sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2019 tentang Rencana Kebutuhan Obat, yang menjadi acuan utama dalam penyusunan Rencana Kebutuhan Obat (RKO).
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Lamandau menargetkan sejumlah hal strategis, di antaranya mengevaluasi perencanaan kebutuhan obat guna mencegah kekosongan stok di tingkat pelayanan dasar, serta memastikan penggunaan obat tepat bagi pasien.
Selain itu, peserta juga diarahkan menyusun RKO secara sistematis agar selaras dengan pola penyakit di wilayah kerja masing-masing, meningkatkan akurasi pelaporan sisa stok obat, serta menjaga optimalisasi pelayanan farmasi di seluruh FKTP di lingkungan Kabupaten Lamandau.
Rosmawati berharap forum tersebut dapat menjadi ruang diskusi terbuka bagi para pengelola obat untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, seperti keterlambatan suplai, perencanaan ketersediaan obat, hingga kendala teknis dalam pelaporan.
Baca juga: Bupati Lamandau harap mahasiswa kembali dan berkontribusi membangun daerah
Baca juga: Koperasi KL 2 Sekoban-Lamandau sambut baik pembangunan kebun kemitraan
Baca juga: Wabup Lamandau sebut pentingnya strategi hilirisasi dukung ketahanan pangan