
Enam Ruas Jalan Barut Gunakan Proyek Tahun Jamak

Proyek jalan menggunakan kontrak tahun jamak ini sangat prioritas menggunakan dana APBD kabupaten mulai tahun 2014 sampai 2017,"
Muara Teweh, 9/12 (Antara)- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai tahun 2014 melaksanakan kegiatan proyek skala prioritas dengan menggunakan sistem kontrak tahun jamak (multi years) pada enam ruas jalan selama empat tahun anggaran sebesar Rp240 miliar.
"Proyek jalan menggunakan kontrak tahun jamak ini sangat prioritas menggunakan dana APBD kabupaten mulai tahun 2014 sampai 2017," kata Bupati Barito Utara (Barut),Nadalsyah di Muara Teweh, Senin.
Menurut Nadalsyah, proyek jalan itu antara lain peningkatan ruas jalan negara kilometer 34 - Simpang Benangin Kecamatan Teweh Timur, peningkatan jalan Kandui - Tongka Kecamatan Gunung Timang.
Kemudian peningkatan jalan Tongka - Batu Raya Kecamatan Gunung Timang, peningkatan Jalan Kandui - Ketapang Kecamatan Gunung Timang, Jalan Ketapang - Montallat Kecamatan Montallat dan peningkatan Jalan negara kilometer 52 sampai kilometer 55.
"Semua proyek kontrak tahun jamak itu sudah mendapat persetujuan dewan," kata Nadalsyah.
Bupati Barito Utara itu mengatakan, melalui proyek tahun jamak pada sejumlah ruas jalan di pedalaman itu dapat ditangani secara maksimal sehingga dapat meningkatkan arus transportasi dan ekonomi masyarakat.
Apalagi selama ini enam ruas jalan itu dikeluhkan masyarakat karena kondisinya rusak berat terutama pada saat musim hujan.
"Kita harapkan peningkatan infrastruktur jalan ini berjalan sesuai rencana," katanya.
Nadalsyah mengatakan, proyek menggunakan sistem kontrak jamak ini dapat memberikan kemudahan pelaksanaan pekerjaan tidak terhenti atau tidak terpaku pada tahun anggaran.
"Sedangkan kontrak dengan sistem tahun anggaran pelaksanaan pekerjaan bisa terhenti karena harus menunggu pembahasan APBD, sementara proyek mulai berjalan diperkirakan antara bulan April - Mei atau selama empat bulan kegiatan tidak jalan," ujar Nadalsyah.
(T.K009/C/N001/N001)
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
