Masyarakat Sampit Gelar Doa Tolak Bala

id Masyarakat Sampit Gelar Doa Tolak Bala,

Mudah-mudahan tidak ada lagi musibah kebakaran yang melanda daerah kita ini. Kita meminta perlindungan kepada Allah atas semua cobaan yang diberikan,"
Sampit (Antara Kalteng) - Masyarakat di Simpang Tiga Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggelar doa bersama tolak bala agar tempat tinggal mereka terhindar dari bencana.

"Doa bersama ini sebagai upaya kita memohon kepada Allah agar kampung kita ini terhindar dari berbagai bencana, khususnya kebakaran. Kita meminta kepada Allah untuk menjagakan kita semua agar selalu terhindar dari bencana," kata Ketua RT 02, Nasir di Sampit, Kamis.

Doa tolak bala digelar di Jalan Muchran Ali Gang Remaco pada Kamis malam usai shalat Isya. Gang Remaco adalah salah satu lokasi yang luluh lantak dalam musibah kebakaran pada 2013 lalu.

Puluhan warga yang hampir semua merupakan korban kebakaran, hadir dalam doa bersama tersebut. Doa bersama yang dipimpin Ustaz Yusri itu diawali pembacaan surah Yasin, kemudian dilanjutkan dengan shalawat dan ditutup dengan doa.

Warga tampak khusyuk mengikuti acara tersebut seraya berdoa agar diri dan kampung mereka dihindarkan dari berbagai becana. Usai pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan tradisi tapung tawar atau memercikkan air ke sekeliling permukiman di kawasan itu yang pernah dilanda musibah kebakaran.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi musibah kebakaran yang melanda daerah kita ini. Kita meminta perlindungan kepada Allah atas semua cobaan yang diberikan," ucap Nasir.

Sekadar diketahui, masyarakat Kecamatan Baamang dibuat cemas oleh musibah kebakaran yang makin sering terjadi. Masyarakat berharap musibah yang menimbulkan kerugian sangat besar tersebut tidak terulang lagi.

Kebakaran besar melanda kawasan Simpang Tiga Baamang Tengah pada November 2013 lalu menghanguskan sekitar 75 unit bangunan berupa rumah dan tempat usaha. Kerugian sangat besar diderita masyarakat setempat.

Saat Idul Fitri pekan lalu, masyarakat kembali dibuat panik oleh kebakaran yang terjadi di Jalan Muchran Ali Gang Muda Mudi saat siang hari. Kebakaran yang terjadi ketika warga merayakan lebaran itu menghanguskan 20 barak dan satu rumah warga.

Belum hilang trauma masyarakat, kejadian serupa kembali terjadi di Jalan Muchran Ali Gang Darul Iman pada Senin (4/8) dini hari. Dalam kejadian ini, delapan rumah warga hangus terbakar sehingga menyebabkan 10 kepala keluarga terdiri dari 34 jiwa, kehilangan tempat tinggal.

Tiga kebakaran yang terjadi di lokasi relatif berdekatan ini membuat cemas masyarakat. Upaya yang bisa dilakukan masyarakat adalah menggelar doa bersama agar Tuhan menghindarkan tempat tinggal mereka dari berbagai bencana, khususnya kebakaran.
 




(T.KR-NJI/B/A029/A029)

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar