KSAD: Waspada Disintegrasi Bangsa Melalui "Proxy War"

id Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI, Kolonel Inf Khoirul Anwar Mandailing, TMMD, Penutupan TMMD, Tangkiling

Kolonel Inf Khoirul Anwar Mandailing (dua kiri) saat memeriksa pasukan TNI AD pada kegiatan penutupan TMMD ke-96 di Kelurahan Tangkiling, Kota Palangka Raya, Kalteng. (FOTO ANTARA Kalteng/Rendhik Andika)

Kita harus bijak dan bersatu karena ancaman ke depan semakin kompleks dan nyata. Kita perlu antisipasi sejak dini,"
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional Tentara Manunggal Masuk Desa mengingatkan masyarakat terhadap ancam disintegrasi bangsa melalui "Proxy War".

Dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Pangdam XII Tanjungpura Kolonel Inf Khoirul Anwar Mandailing pada penutupan TMMD di Palangka Raya, Rabu juga mengajak masyarakat waspada disintegritas melalui "Proxy War".

"Kewaspadaan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme untuk menangkal ancaman disintegritas bangsa yang dilancarkan melalui proxy war di berbagai aspek," katanya.

Proxy war merupakan suatu kontak antardua kekuatan besar dengan menggunakan pihak ketiga untuk menghindari kontak secara langsung dengan alasan mengurangi risiko konflik langsung yang berisiko pada kehancuran fatal.

Dia mengatakan, aktivitas proxy war dapat berbentuk maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan makin eksisnya bahaya terorisme.

Selain itu juga meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas serta isu bangkitnya kembali komunisme baru, kata Khoirul.

Menurut dia, TMMD ini merupakan salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat pemberdayaan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. Selain kegiatan fisik, TMMD juga menyasar kegiatan non fisik seperti penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, kamtibmas, bahaya narkoba, terorisme, penanggulangan bencana alam dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

"Kita harus bijak dan bersatu karena ancaman ke depan semakin kompleks dan nyata. Kita perlu antisipasi sejak dini," katanya.

Penutupan TMMD ke-96 wilayah Palangka Raya berpusat di Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu yang diantaranya dirangkai dengan kegiatan pengobatan gratis, pelayanan KB gratis dan pembagian susu kepada siswa SD secara gratis. 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar