Wah! Audisi Djarum 2016 Tidak Ada Tes Fisik

id Audisi Djarum 2016, Tidak Ada Tes Fisik, Djarum Beasiswa Bulutangkis, Tim Manajer PB Djarum, Fung Permadi, Kudus

Legenda bulu tangkis di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2016 di GOR Djarum, Jati, Kudus (ANTARA News/Monalisa)

Kudus (Antara Kalteng) - Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 tidak akan menggelar tes fisik seperti pada edisi sebelumnya karena dianggap tidak mewakili kondisi fisik sesungguhnya atlet yang bersangkutan.

"Pertimbangannya, setelah melewati banyak pertandingan kemampuan fisik turun, kalau dites fisik lagi, itu tidak mewakili kemampuan fisik yang sebenarnya," kata Tim Manajer PB Djarum Fung Permadi di Kudus, Jawa Tengah, Senin.

Tahap final Audisi Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 akan berlangsung 2-4 September, setelah audisi di kota kesembilan, Kudus berakhir.

Sebelumnya, audisi sudah dilakukan di delapan kota yakni Palembang, Bandung, balikpapan, Purwokerto, Makassar, Solo, Surabaya, Cirebon, dengan meloloskan 124 finalis dari dua kategori yakni U-13 dan U-15.

Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, audisi yang diselenggarakan di sembilan kota untuk kedua kalinya ini (pertama kali digelar tahun lalu) lebih baik dibanding sebelumnya.

"Dari sudut pembinaan kaderisasi semakin merata di seluruh kota, mutunya juga baik," katanya.

Yoppy menegaskan bahwa beasiswa yang digelar PB Djarum ini adalah beasiswa bulu tangkis bukan beasiswa sekolah, sehingga yang diberikan kepada mereka yang lolos antara lain, pelatihan dan fasilitas latihan, peralatan latihan seperti pakaian, raket dan sepatu termasuk juga mengikuti pertandingan.

Atlet-atlet hasil audisi yang telah berkiprah sebagai pemain nasional di antaranya peraih medali emas Olimpiade Rio Tontowi Ahmah, Kevin Sanjaya dan Ihsan Maulana. Sementara itu, untuk audisi Kudus, hingga pukul 15.00 WIB sudah terdaftar lebih dari 729 peserta yang mendaftar secara online. Hingga Senin sore pendaftaran masih dibuka. Audisi di Kudus akan berlansung pada 30 Agustus hingga 1 September.

Pewarta :
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar