Wow! Menanti 55 Tahun, Akhirnya Desa Telang Baru Bisa Nikmati Listrik

id Barito Timur, Bupati Bartim, Ampera AY Mebas, Akhirnya Desa Telang Baru Bisa Nikmati Listrik, Kalselteng, PLN, Purnomo

Bupati Bartim, Ampera AY Mebas (kanan) saat meresmikan listrik masuk desa (Ist)

Tamiang Layang (Antara Kalteng) - PT PLN (Persero) wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah memberkan kado istimewa bagi masyarakat Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah

Harapan 350 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut untuk menikmati listrik akhirnya dapat terwujud setelah menanti selama 55 tahun. Perasaan terharu sekaligus bahagia terlihat dari wajah Bupati Barito Timur, Ampera A Y. Mebas pada saat meresmikan masuknya listrik pertama kali di desa tersebut beberapa waktu lalu.

"Jalan menuju desa ini sangat susah, namun saya melihat sendiri keseriusan Pemerintah melalui PLN dalam membangun kelistrikan. Kita patut bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras PLN" kata Ampera

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka bahwa PLN dapat secepat ini membangun infrastruktur kelistrikan ke dua desa ini, melihat panjangnya jaringan listrik yang harus dibangun dengan akses jalan yang susah.

Menanggapi komentar Bupati, General Manager PLN Kalselteng, Purnomo mengatakan bahwa kerja keras yang dilakukan PLN tidak akan ada artinya tanpa bantuan dari Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya sinergi yang telah terbangun sampai saat ini merupakan kunci kesuksesan dalam membangun kelistrikan.

"Listrik adalah awal tumbuhnya ekonomi dan kesejahteraan, tentunya hari ini menjadi kebanggan tersendiri bagi PLN dapat memberikan kado istimeda kepada masyarakat Desa Telang Baru dan Desa Juru Banu" ujarnya.

Menurut Purnomo, PLN menggelontorkan investasi lebih dari 7,7 miliar untuk membangun Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sepanjang 20 kilo meter sirkuit (kms), Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 4 kms, 1 buah Trafo dengan kapasitas 100 kilo Volt Ampere (kVA) dan 2 Trafo berkapasitas 50 kVA.

Selanjutnya Purnomo berpesan, untuk menjaga keandalan suplai listrik, diperlukan partisipasi bersama masyarakat untuk saling menjaga aset jaringan kelistrikan. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah memangkas pohon yang hampir menyentuh jaringan listrik, agar suplai listrik tidak terganggu.


Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar