
Jalan Rusak! Warga Teluk Minta Pemkab Barut Perbaiki Jalan

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Masyarakat Dusun Teluk Lihat Desa Lemo I Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengharapkan pemerintah daerah memperbaiki jalan darat akses untuk ke luar dusun.
"Akses jalan dusun ke luar saat ini kondisinya memperihatinkan karena rusak dan berlumpur terutama saat musim hujan seperti sekarang," kata Kepala Dusun Teluk Lihat, Agus Bahagia saat menerima kunjungan Camat Teweh Tengah, Eveready Noor di dusun setempat, Jumat.
Kunjungan kerja Camat Teweh Tengah, Eveready Noor ini dalam rangka peresmian Balai Dusun Teluk Lihat dengan didampingi Kepala Desa Lemo I Nuripansyah dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa Lemo I Hery Philipus serta aparat kecamatan dan desa lainnya.
Menurut Agus, akses jalan dusun untuk keluar daerah terutama menuju jalan utama perusahaan perkayuan dan jalan tambang batu bara hanya sekitar 1,5 kilometer, namun karena rusak sehingga warga kesulitan bila bepergian untuk ke Desa Lemo.
"Kami harapkan dengan kunjungan Camat ini Dusun Teluk Lihat ada perubahan terutama jalan yang rusak ini bisa mengusulkan ke pemerintah Kabupaten Barito Utara bisa diperbaiki," katanya.
Sementara Kepala Seksi Pemerintahan Desa Lemo I, Zainal Arifin mengatakan perbaikan jalan poros dusun ini untuk akses keluar daerah melalui dana alokasi desa (ADD) desa setempat tidak cukup.
"Jadi diharapkan dapat dibangun atau perbaikan dari dana APBD kabupaten," ujarnya.
Akses jalan darat untuk keluar dusun merupakan transportasi alternatif selain angkutan sungai melalui Sungai Lemo (anak Sungai Barito), namun saat musim kemarau sulit dijangkau karena banyak bebatuan dan kayu yang roboh ke sungai.
Selain perbaikan jalan dusun, warga setempat juga meminta pemerintah melalukan normalisasi Sungai Lemo untuk membersihkan atau memotong kayu yang ada di sungai tersebut.
"Jadi transportasi sungai ini juga masih sarana utama warga di dusun ini," katanya.
Ketua BPD Desa Lemo I, Hery Philipus mengatakan selain jalan dusun, pihak sekolah juga meminta perbaikan jalan menuju sekolah dasar setempat yakni SDN 3 Lemo 1 yang rusak.
"Di samping itu juga minta pembuatan sarana air bersih untuk dusun ini, karena air Sungai Lemo kondisinya saat ini keruh," kata dia.
Kepala Desa Lemo I Nuripansyah menyatakan balai dusun Teluk Lihat yang diresmikan ini merupakan balai dusun pertama yang dibangun di desanya, rencananya akan dibangun didusun-dusun lainnya seperti Dusun Durian Rama yang juga ada di Sungai Lemo.
"Pembangunan balai dusun ini akan kita usulkan melalui musyawarah perencanaan pembangunan nanti," kata Nuripansyah.
Camat Teweh Tengah, Eveready Noor mengakui saat ini dana pembangunan sangat terbatas, namun masalah ini tetap dibawa pada Musrenbang tingkat kecamatan.
"Terkait sejumlah usulan dari warga selain diusulkan pada musrenbang nanti, juga melalui anggota DPRD Barito Utara yang reses di dusun ini silahkan mengusulkan pada mereka dan diharapkan mereka bisa memperjuangkannya," kata Camat.
Pada kesempatan itu Camat Eveready Noor mengatakan pemerintah daerah ada wacana untuk memekarkan Desa Lemo menjadi kecamatan sehingga dusun ini juga kemungkinan menjadi desa.
"Jadi pak Bupati Nadalsyah ada berkeinginan memekarkan kecamatan yang diantaranya Desa Lemo menjadi ibukota kecamatannya, hal ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat karena luas wilayahnya.Bahkan Kelurahan Melayu di Muara Teweh juga akan kita usulkan untuk dimekarkan menjadi dua kelurahan dengan pertimbangan luas dan banyaknya penduduk," jelas Eveready Noor.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
