Waduh! Beruang Liar Makan Ternak Warga, Pihak BKSDA Belum Turun Tangan?

id pulang pisau, beruang liar, ! Beruang Liar Makan Ternak Warga, BKSDA, kalimantan tengah, kalteng

Salah satu warga bernama Ngarimin saat menunjukan tempat tidur beruang yang terletak di belakang rumah (Foto Antara Kalteng/Adi Waskito)

...masih belum ada instansi terkait seperti Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau pihak lainnya yang turun tangan ikut membantu dan mencarikan solusi terhadap masalah ini.
Pulang Pisau (Antara Kalteng) - Meski ancaman hewan liar beruang yang masuk ke pemukiman dan meresahkan warga Desa Kanamit Barat, Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau sudah terjadi beberapa bulan lalu, namun sampai saat ini masih belum ada pihak terkait yang ikut membantu untuk mencarikan solusi permasalahan tersebut.

Kepala Dusun Sidodadi Desa Kanamit Barat, Sarko Pranoto, Rabu, mengatakan bahwa ancaman dari hewan liar beruang saat ini semakin menjadi-jadi.

"Sekarang ini beruang, bukan hanya menyerang tanaman seperti buah-buahan, tetapi sudah mulai berani memakan ternak ayam milik warga setempat," kata Sarko kepada Antara, Rabu.

Ironisnya, menurut Sarko, masih belum ada instansi terkait seperti Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) atau pihak lainnya yang turun tangan ikut membantu dan mencarikan solusi terhadap masalah ini. Setahu dia, hanya ada beberapa pihak yang cuma sekedar menanyakan saja, tanpa turun ke lapangan.

"Kalau hanya sekedar meminta informasi dimana keberadaan beruang, untuk apa? Kalau kami juga mengetahuinya, tentu warga sudah mencoba menangkapnya," terang dia.

Sarko berharap dengan adanya permasalahan beruang yang sudah membahayakan kehidupan masyarakat ini, berbagai pihak maupun instansi terkait bisa mendengar keluhan warga setempat yang setiap hari merasa terancam keselamatannya. 

Upaya warga sudah maksimal untuk memburu beruang itu, dengan ronda malam atau memasang jerat tetapi hasilnya tetap nihil.

"Siapa tau ada pihak yang mengerti bagaimana cara menangkap beruang. Paranormal pun jika perlu, agar warga kami tidak lagi merasa terancam," ucap Sarko.


Dijelaskannya  beberapa hari terakhir, beruang sudah berani memangsa hewan ternak ayam peliharaan warga di dalam kandang, padahal seharusnya makan utamanya adalah buah-buahan. Ayam milik salah satu warga RT.05 RW.02 bernama Aspin ditemukan koyak setelah diterkam beruang.

Bukan hanya itu, kata Sarko, ibu rumah tangga juga dibuat teriak histeris setelah melihat beruang sebanyak dua ekor di dalam kandang ayam hingga membuat geger warga di desa setempat.  

Menurutnya, warga hanya bisa berharap kepada berbagai pihak yang mengerti cara menangkap beruang ini agar bisa ikut membantu. Beruang yang sudah lama sering masuk ke pemukiman warga ini semakin cerdik dan seolah bisa mencium keberadaan manusia. 

Seperti bisa menghindari jerat yang sengaja dipasang warga, dan mencari mangsa saat warga yang ronda malam lengah.  

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar