Rabu, 18 Oktober 2017

Berkembang Isu SARA, Ternyata! Pembakar Gereja di Maliku Diduga Orang Gila

id pembakar gereja, Kecamatan Maliku, Pulang Pisau, orang gila, pembakar gereja orang gila, gereja, Isu SARA
Berkembang Isu SARA, Ternyata! Pembakar Gereja di Maliku Diduga Orang Gila
Ilustrasi - (FOTO ANTARA/Rudi Mulya)
Pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei untuk mengetahui apakah pelaku benar gila atau tidak sehingga hasinya nanti bisa diambil untuk langkah selanjutnya,"
Pulang Pisau (Antara Kalteng) - Aksi pembakaran gereja di Desa Kanamit Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau yang terjadi, Minggu (6/8) lalu mulai berkembang dan menjadi isu SARA karena kurangnya pemahaman kepada masyarakat terhadap motif dan latar belakang aksi yang dilakukan pelaku Suryanada (26) oleh kepolisian setempat.

Informasi yang diperoleh dari  pihak Polsek Maliku, Rabu, bahwa Suryanada awal kejadian sekitar Pukul 08.00 Wib, pelaku datang ke bengkel Sapukan yang juga Ketua RT.06 Desa Kanamit. 

Tanpa alasan yang jelas, pelaku sudah memegang sebuah besi yang diayunkan ke arah muka. Beruntung, Ketua RT bisa menghindar. Selanjutnya, pelaku langsung memukuli sepeda motor yang ada di bengkel tersebut.  

Usai melakukan aksinya, pelaku Suryanada melakukan sholat di badan jalan di depan rumahnya dan mengganggu warga yang melintas. Perbuatannya tidak berhenti, pelaku malah mengambil senapan angin dan menembaki kulkas minuman yang ada di lokasi bengkel milik Ketua RT.

Setelah puas dengan aksinya, pelaku pergi ke arah Maliku. Dalam perjalanannya pelaku mengambil bensin dari kios yang ada di tepi jalan dan masuk ke dalam gereja. Usai memasuki gereja, pelaku hendak melakukan pembakaran. Aksi tersebut diketahui warga dan sempat ditegur.

Bukan menghentikan aksinya, pelaku malah membalas hendak memukul warga yang melarang dan mengacungkan sebilah besi. Api hanya sempat membakar beberapa bagian di gereja tersebut. 

Pelaku bahkan semakin bertindak brutal dan ingin membakar truk yang ada parkir ditepi jalan.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono melalui Kapolsek Maliku, Iptu Suherman mengatakan bahwa kepolisian setempat sudah mengamankan pelaku yang sementara diduga gila dan mengamuk melakukan pengerusakan dan mengejar warga yang melintas. 

"Pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei untuk mengetahui apakah pelaku benar gila atau tidak sehingga hasinya nanti bisa diambil untuk langkah selanjutnya," katanya.

Kasat Reskrim Polres Pulang Pisau, AKP Edia Sutaata meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu yang beredar. 

Polisi setempat sudah mengamankan pelaku. Tidak ada kaitan kejadian tersebut dengan isu SARA. Masyarakat juga diminta tidak terprovokasi dengan berbagai pihak yang memang ingin membuat keresahan ditengah masyarakat karena aksi yang dilakukan pelaku diduga ada gangguan jiwa.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga