Rabu, 18 Oktober 2017

Pembangunan Masjid di Batu Banggui Lamandau Mulai Dikerjakan

id masjid lamandau, bupati lamandau
Pembangunan Masjid di Batu Banggui Lamandau Mulai Dikerjakan
Bupati Lamandau Marukan Hendrik melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baru Jalan Batu Batanggui, Nanga Bulik, Kamis. (Foto Antara Kalteng/Fuad Siddiq)
Nanga Bulik (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Lamandau menyediakan anggaran sebesar Rp1,86 miliar dari APBD tahun 2017 untuk pembangunan masjid baru yang terletak di jalan Batu Banggui Nanga Bulik atau persis disamping gedung LPTQ.
     
Bupati Lamandau Marukan didampingi Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri dan sejumlah sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Lamandau, telah melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid tersebut, Kamis.
     
"Pembangunan sarana ibadah memang salah satu prioritas Pemkab Lamandau dalam membangun sumber daya manusia berlandaskan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Jadi, saya berharap pembangunan masjid baru ini cepat selesai dan bisa dipergunakan masyarakat untuk beribadah," kata Marukan.
     
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lamandau Ray Paskan menyebut dana Rp1,86 miliar yang telah disediakan dalam APBD murni 2017 itu untuk pembangunan tahap awal yakni pondasi. Tahap selanjutnya juga telah diajukan Rp1,5 miliar kepada DPRD Kabupaten Lamandau agar dimasukkan dalam APBD perubahan tahun 2017.
     
Dia membenarkan anggaran untuk tahap awal pambangunan Masjid di jalan Batu Batanggui semula akan digunakan untuk rehab total Masjid Raudlatul Jannah  RT III Nanga Bulik, dengan sekitar Rp7 miliar lebih. Namun anggaran tersebut dialihkan untuk pembangunan awal serta penambahan sarana prasarana beberapa Masjid di perkotaan.
     
"Itu dilakukan karena adanya kesepakatan dari pengurus Masjid Raudlatul Jannah serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat yang membatalkan rehab total masjid. Jadi, untuk pembangunan masjid baru akan terus berlanjut sampai benar-benar selesai dan dapat digunakan," kata Ray.

Editor: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga