Ketum PBNU Kukuhkan Sugianto-Agustiar Jadi Anggota Kehormatan Banser Kalteng

id Ahmad Fauzie Bachsin, PBNU KH Said Aqil Siradj, Ketum PBNU Kukuhkan Sugianto-Agustiar Jadi Anggota Kehormatan Banser Kalteng

Ketum PBNU Kukuhkan Sugianto-Agustiar Jadi Anggota Kehormatan Banser Kalteng

Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj memasang jaket Banser kepada Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, di Palangka Raya, Senin (11/9/17). (Foto Antara Kalteng/Jaya W Manurung)

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng Agustiar Sabran dikukuhkan menjadi anggota Kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" itu.

Pengukuhan itu dilakukan langsung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj didampingi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng Habib Said Ahmad Fauzie Bachsin saat Tabliq Akbar dan doa bersama untuk muslim Rohingya di Palangka Raya, Senin.

"Saya bersyukur jadi Anggota Kehormatan Banser. Saya akan berupaya memajukan Banser di Kalteng ini. Jika ada yang bisa saya bantu, saya akan membantu semaksimalnya," kata Gubernur Sugianto usai dikukuhkan sebagai Anggota Banser Kalteng.

Pada kesempatan tersebut, anggota DPR RI periode 2009-2014 ini juga berpesan kepada Agustiar Sabran yang juga Abang Kandungnya agar membantu membesarkan Banser Kalteng. Sebab sekarang ini, Agustiar tidak hanya Ketua DAD Kalteng tapi juga Anggota Kehormatasn Banser.

"Tolong dibantu dan dibesarkan juga Banser. Jangan hanya DAD Kalteng saja yang dibesarkan. Kalau bisa listrik NU juga dibayarkan. Semakin banyak membantu semakin bagus juga rezeki dan usahanya," kata Sugianto.

Selain berterimakasih telah dikukuhkan sebagai anggota Kehormatan Banser, dirinya berencana membantu pembangunan Pusat Pendidikan NU Kalteng di jalan RTA Milono Kota Palangka Raya. Komplek Pusat Pendidikan NU Kalteng tersebut sekarang ini telah tersedia bangunan TK, SMP dan SMA.

Dia mengaku miris melihat komplek Pusat Pendidikan NU tersebut karena bangunannya kurang diimbangi dengan penghijauan dan terlihat gersang. Dia pun akan membantu membelikan bunga dan pepohonan menggunakan dana pribadi agar kompleks sekolah NU tersebut semakin hijau.

"Kalau untuk pembangunan kan Pemprov Kalteng sudah membantu dengan menyediakan anggaran. Untuk bunga dan pepohonan biar saya bantu menggunakan dana pribadi saya saja," kata Sugianto.

Tabligh akbar dan doa bersama untuk Muslim Rohingya yang dihadiri Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj itu diikuti ratusan santri, murid sekolah, jajaran guru dan pengurus NU se-Kalteng serta pejabat Birokrasi di lingkup Pemprov Kalteng dan Pemko Palangka Raya. 

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar