Selasa, 17 Oktober 2017

Bupati Sukamara Anggap Wajar Pro-Kontra Hasil Pembangunan

id bupati sukamara, ahmad dirman, pembangunan sukamara
Bupati Sukamara Anggap Wajar Pro-Kontra Hasil Pembangunan
Bupati Sukamara H Ahmad Dirman. (Istimewa)
Sukamara (Antara Kalteng) - Pro dan kontra dalam pelaksanaan pembangunan pasti tetap ada, sementara pihak yang kontra akan beranggapan hasil pembangunan yang dilaksanakan selama ini tidak memuaskan dan tidak keberpihakan.

Bupati Sukamara, H Ahmad Dirman mengakui ada di kalangan masyarakat yang mengatakan belum puas dengan hasil pembangunan, namun perlu diketahui bahwa pembangunan dilaksanakan selama ini disesuaikan anggaran yang ada.

"Dalam rentang waktu selama 5 tahun bahkan 15 tahun ini tentu ada sebagian masyarakat yang mengatakan belum puas mengenai program pembangunan nyang sudah dilaksanakan dan hal itu sangatlah  wajar," kata Dirman di Sukamara, Kamis.

Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan di pemerintah daerah dijalankan berdasarkan skala prioritas dan bertahap karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. 

Dengan berbagai program pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap tersebut tidak harus berhenti sampai di sini saja, akan tetapi terus dilanjutkan pemerintahan selanjutnya sehingga dapat memberi manfaat yang lebih besar lagi.

"Tentu pemerintah akan terus menggali berbagai sektor guna meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sukamara," katanya.

Dikatakannya, pembangunan dilaksanakan dengan keterbatasan anggaran, sehingga pembangunan ada yang dilaksanakan secara bertahap. 

"Dengan keterbatasan ABPD Kabupaten Sukamara, maka pembagian porsi pembangunan di setiap sektornya sudah disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Namun harus juga diakui bahwa dari hasil pembangunan itu sendiri sudah banyak yang kita rasakan bersama,"jelas Dirman 

Ia menjelaskan, untuk ABPD Sukamara pembagian porsi anggaran sudah menyesuaikan aturan, seperti untuk bidang pendidikan sebanyak 20 persen bahkan bisa lebih, untuk kesehatan sebesar 15 persen, kemudian sektor lain menyesuaikan dengan anggaran yang ada baik untuk infrastruktur maupun program lainnya.

Editor: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga