Menristekdikti Serukan Perluasan Hubungan Ilmiah RI dan Iran

id menristekdikti, hubungan ilmiah dengan iran, universitas shiraz

Menristek Dikti M Nasir bersama di Universitas Shiraz Iran. (abna.com)

Shiraz (Antara/Abna) - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Menristek Dikti) Muhammad Nasir menyerukan perluasan hubungan ilmiah negaranya dengan Republik Islam Iran di berbagai bidang.

Nasir mengungkapkan hal itu dalam pertemuan bersama dengan Dewan Direksi Universitas Shiraz, Iran bagian selatan, Selasa (10/10/2017), seperti dikutip Kantor Berita ABNA.

M. Nasir yang berkunjung ke Iran bersama dengan delegasi tingkat tinggi para pejabat pendidikan Indonesia, menyatakan harapan bahwa lawatannya ke Iran akan menjadi dasar kerjasama ilmiah antara Universitas Shiraz dan universitas-universitas Indonesia.

Ia mengatakan, Indonesia dan Iran memiliki kondisi yang tepat untuk kerjasama bersama di berbagai bidang termasuk transportasi, sains, pertanian, teknologi informasi, nanoteknologi, aerospace, dan energi terbarukan, di mana kerjasama ini bisa diimplementasikan dalam format proyek penelitian kolaboratif dan pertukaran dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, Ali Akbar Safavi, Wakil Rektor Universitas Shiraz dalam pertemuan tersebut menyinggung sejumlah kemampuan dan kapasitas Universitas Shiraz.

Ia mengatakan, Universitas Shiraz telah menandatangi berbagai kesepakatan ilmiah dengan banyak negara, dan perluasan aktivitas ilmiah dalam skala internasional menjadi agenda kerja universitas ini.

Safavi juga menegaskan kesiapan Universitas Shiraz untuk berbagi pengalamannya dengan pusat-pusat ilmiah di Indonesia. 

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar