Jalan Muara Teweh-Banjarmasin Km 27 Terendam Banjir

id banjir di barut, jalan muara teweh-banjarmasin, desa sikui

Kawasan Jalan negara Muara Teweh - Banjarmasin di kilometer 27 dan rumah warga di Desa Sikui terendam banjir, Kamis. (Istimewa)

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Ruas Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin di kilometer 27 terendam banjir akibat meluapnya Sungai Sikuy (anak Sungai Teweh) di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Kamis.

"Banjir hingga siang ini masih merendam ruas jalan negara itu dan rumah warga dengan ketinggian air sekitar satu meter," kata Hartoyo salah seorang warga Muara Teweh, Kamis.

Menurut Hartoyo yang berada di lokasi banjir, kondisi air terus naik dan arusnya deras yang merendam rumah warga dan jalan akses keluar daerah.

Banjir di jalan negara atau di sekitar kawasan pasar Desa Sikui itu mencapai sepanjang 500 meter dan rumah warga yang berada di kanan dan kiri jalan terendam banjir setinggi paha orang dewasa.

"Mobil jenis Avanza tidak bisa melewati jalan yang terendam banjir itu, untuk sepeda motor terpaksa diangkut menggunakan gerobak. Truk masih bisa memaksa lewat banjir karena badannya cukup tinggi," katanya.

Banjir mengakibatkan gangguan arus transportasi darat dari Muara Teweh ke luar daerah dan sebaliknya. Akibatnya terjadi antrean panjang baik sepeda motor maupun mobil dan truk.

Dia mengatakan banjir akibat meluapnya Sungai Sikui itu karena hujan lebat yang melanda kawasan itu dalam beberapa jam sejak Kamis (9/11) pagi sekitar pukul 04.00 WIB dan hingga Kamis siang, banjir masih merendam kawasan jalan negara dan Desa Sikui.

"Banjir ini biasanya tidak lama antara 3-4 jam kemudian sudah surut, namun telah mengganggu aktivitas masyarakat dan anak sekolah," kata Hartoyo yang juga menjabat Kepala SMAN 1 Teweh Baru di Desa Sikui.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar