Perputaran Uang di Kalteng Selama Oktober Meningkat

id BI Perwakilan Kalteng, Setian, Perputaran Uang di Kalteng

BI Perwakilan Kalteng memaparkan kondisi harga komoditas pangan utama selama bulan September dan Oktober serta November 2017 kepada sejumlah wartawan, ruang pertemuan BI Kalteng. (Foto Antara Kalteng/Jaya Wirawana Manurung)

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah mencatat total perputaran uang melalui pihaknya selama Oktober 2017 mencapai Rp1,29 triliun atau meningkat sebesar 26,59 persen (mtm) dibandingkan bulan sebelumnya turun -20,98 persen.

Peningkatan itu tidak sejalan dengan angka Indeks Ekspektasi Ekonomi (IEK) pada Oktober 2017 tercatat sebesar 133,90 atau turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 135,58, kata Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Kalteng, Setian di Palangka Raya, Kamis.

"Penurunan IEK berdasarkan komponennya, terbesar berada pada komponen ketersediaan lapangan pekerjaan dan kegiatan usaha. Di sisi lain, sinyal perbaikan ekonomi juga tercatat masih belum kuat," tambahnya.

Sementara untuk total outflow pada Oktober 2017 di Provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila" ini tercatat sebesar Rp972,23 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 33,41 persen (mtm) dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya.

Setian yang juga Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng ini mengatakan, dari total outflow di Oktober 2017 sebesar Rp610,17 miliar digunakan untuk kegiatan kas titipan atau mencapai pangsa 62,75 persen dari total outflow peredaran uang.

"Di sisi lain, total inflow uang pada Oktober 2017 sebesar Rp318,95 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 9,54 persen (mtm) dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya," beber dia.

Mengenai kondisi perbankan di Kalteng pada September 2017 berdasarkan catatan BI, hampir seluruh indikator mengalami peningkatan dan total aset mencapai Rp33,5 triliun. Di mana aset Perbankan Kalteng meningkat sebesar 3,12 persen (mtm) setelah bulan sebelumnya mengalami penurunan sekitar 1,33 persen (mtm).

Selanjutnya komponen DPK juga tercatat mengalami peningkatan pada September 2017 sebesar 1,39 persen (mtm) lebih tinggi dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya yang turun -4,60 persen (mtm).

"Di sisi lain, komponen kredit mengalami peningkatan pada September 2017. Komponen kredit berdasarkan lokasi proyek tumbuh 1,11 persen (mtm) dan lokasi bank turun -1,00 persen (mtm)," demikian Setian.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar