Disbudpar Janji Poles Tempat Wisata Kota Palangka Raya

id Fokus Poles Tiga Wisata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hj Norma Hikmah, Wisata Sei Gohong, Wisata Dermaga Kereng Bengkirai, Flamboyan Bawah

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya Hj Norma Hikmah saat memantau lokasi Wisata Kereng Bengkirai, Senin (1/1/18). (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo)

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Hj Norma Hikmah berjanji pada tahun 2018 ini akan menganggarkan untuk pemolesan tiga lokasi wisata andalan kota setempat. 

"Tiga lokasi wisata yang menjadi fokus kita adalah Wisata Dermaga Kereng Bengkirai, Sei Gohong dan wisata di kawasan Flamboyan bawah di Jalan Ahmad Yani," kata Hj Norma Hikmah di Palangka Raya, Senin. 

Norma Hikmah menjelaskan, wisata Kereng Bengkirai untuk tahun ini akan diusulkan penambahan gazebo serta pembenahan ruas jalan agar diperlebar agar pengunjung yang hendak menikmati wisata setempat tidak berdesakan. 

"Di lokasi Wisata Dermaga Kereng Bengkirai nantinya juga akan dibangun jembatan layang atau jembatan cinta. Itu dibuat untuk mengantisipasi ketika air di Sungai Sabangau surut, sehingga para pengunjung bisa menikmati wisata jembatan layang tersebut," katanya. 

Kemudian itu, untuk kawasan flamboyan bawah juga akan dipoles sesuai dengan kondisi alamnya. Apalagi di sana sudah terbangun beberapa cotek atau rumah kecil untuk para pengunjung yang akan menikmati di daerah itu.

"Untuk sementara ini belum maksimal kita poles, tahun ini Insya Allah akan kembali kita genjot agar di akhir jabatan Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia dan wakilnya Mofit Saptono Subagio semuanya sudah rampung," bebernya. 

Dia menambahkan, wisata yang tidak kalah menariknya dan juga sering disosialisasikan melalui media massa serta daring yaitu keindahan Wisata Sie Gohong yang menonjolkan keindahan alamnya seperti Batu Ampar serta hutan yang terbilang masih asri. 

"Pengelolaan tiga lokasi wisata itu selama ini juga melibatkan penduduk sekitar. Hal ini bertujuan untuk menjaga dan memelihara bangunan serta aset yang sudah dibangun," demikian mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palangka Raya itu.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar