Bupati Barsel : RPJMD Wujud Janji Kampanye

id Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, RPJMD Wujud Janji Kampanye

Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri . (Foto Antara Kalteng/Bayu Ilmiawan)

Buntok (Antaranews Kalteng) - Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah merupakan wujud janji kampanye dirinya bersama dengan Wakil Bupati.

"RPJMD yang telah disusun dan telah disetujui bersama dengan DPRD Barito Selatan tersebut beberapa waktu lalu itu berisikan rencana pembangunan kabupaten ini selama lima tahun ke depan," katanya di Buntok, Jumat.

Ia mengatakan, RPJMD tersebut sebagai penjabaran dari visi misi, dan program pembangunan yang memuat tujuan, sasaran, strategi, dan arah kebijakan daerah, serta keuangan daerah.

Isi dalam RPJMD itu, lanjutnya, bukanlah hasil pemikiran pemerintah sendiri, akan tetapi telah melalui berbagai proses teknokrasi yang melibatkan stakeholder yang ada di kabupaten ini.

"Kita berharap dengan adanya penjabaran dari visi misi, dan program pembangunan tersebut kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini bisa terus mengalami kemajuan secara pesat," ucapnya.

Karena lanjut dia, permasalahan pembangunan di daerah ini seperti tingkat ekonomi masih rendah yang tergambar dari rendahnya pendapatan masyarakat," ucap Bupati.

Kemudian lanjut dia, sumber daya manusia (SDM) yang secara kualitas masih belum merata sehingga produktivitasnya rendah, lantaran belum meratanya pemenuhan sarana dan prasarana, serta jangkauan pendidikan.

"Begitu juga dengan fasilitas, dan tenaga kesehatan juga masih belum memadai sehingga sistem pelayanannya belum terpenuhi, dan berpengaruh pada derajat kesehatan masyarakat terutama di wilayah pedesaan," ucap dia.

Demikian halnya dalam bidang pertanian, dan infrastruktur, serta prasarana bidang lainnya, seperti komunikasi, informasi, dan energi juga masih terbatas sehingga berpengaruh pada upaya masyarakat dalam meningkatkan ekonomi.

Permasalahan lainnya yakni pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang masih belum memperhatikan kualitas lingkungan, serta eksploitasi terhadap SDA yang juga belum memikirkan kontinuitas, dan kesinambungan bagi generasi yang akan datang.

"Manfaat pengelolaan SDA itu sendiri secara ekonomi masih belum secara signifikan dirasakan oleh masyarakat sekitar," tambah Bupati.

Sedangkan dalam birokrasi sebagai penggerak administrasi pembangunan menjadi permasalahan tersendiri yakni terkait dengan kualitas, orientasi pelayanan, semangat bekerja, serta keinginan untuk terus mengembangkan potensi diri.

Oleh karena itu ke depannya dirinya bersama dengan Wakil Bupati beserta seluruh jajaran perangkat daerah akan berupaya untuk mencarikan solusi atas berbagai permasalahan tersebut, dan menindaklanjutinya dengan langkah konkrit di lapangan.

"Untuk solusi awal dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi itu melalui percepatan pembangunan infrastruktur," ujar Eddy Raya Samsuri.

Bila infrastruktur terbangun dengan baik kata dia, maka akan memancing pergerakan manusia, dan barang yang akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat kabupaten setempat.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar