Semua Paslon di Sukamara Belum Kantongi Tanda Terima LHKPN dari KPK

id sukamara,pilkada sukamara,kpu sukamara,lhkpn

Ketua KPU Sukamara Mat Saleh (kiri) saat menyerahkan syarat pencalonan yang belum terpenuhi oleh pasangan H Windu Subagio dan H Ahmadi. (Gusti Jainal)

... jika sudah ada tanda terima resmi artinya LHKPNnya sudah diterima dan sudah diteliti oleh KPK,"

Sukamara (Antaranews Kalteng) - Ketua KPU Sukamara, Mat Saleh mengatakan ada tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar untuk pilkada setempat belum memenuhi persyaratan. 

"Hasil tes kesehatan yang dilaksanakan di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun tiga pasang calon memenuhi syarat. Namun, untuk syarat pencalonan sendiri tiga pasangan calon masih ada kekurangan kelengkapan syarat," kata Saleh saat rapat pleno terbuka penyampaian penelitian adminitrasi kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon bupati dan wakil bupati di Aula KPU, Rabu.

Menurutnya, beberapa persyaratan pencalonan yang kurang lengkap seperti daftar riwayat hidup bakal calon yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam peraturan KPU, ada juga beberapa pasangan calon yang syarat legalisir ijasah tidak lengkap seperti tanggal, bulan dan tahun yang tidak diisi.

Selain itu, semua bakal calon belum menyerahkan tanda terima resmi dari KPK terkait Laporan Harta Kekayaan penyelenggara Negara (LHKPN). Oleh karena itu syarat ini pun belum diterima pihak KPU dalam melengkapi syarat pencalonan untuk maju di pilkada Sukamara.

"Semua calon itu belum ada tanda terima resmi dari KPK terkait LHKPN, yang ada itu baru tanda terima sementara, jika sudah ada tanda terima resmi artinya LHKPNnya sudah diterima dan sudah diteliti oleh KPK," tandas Mat Saleh.

Baca: Pasangan Windu-Ahmadi Daftar ke KPU Sukamara di Hari Pertama

Saleh mengatakan untuk perbaikan syarat pencalonan, KPU Sukamara memberikan waktu kepada para pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sukamara untuk melengkapi dari tanggal 18 januari hingga tanggal 20 Januari 2018 pukul 16.00 WIB.

"Untuk perbaikan syarat pencalonan, kita memberikan waktu tiga hari yaitu tanggal 18-20 Januari 2018. Jika masih ada yang tidak menyerahkan dokumen perbaikan, maka kami nyatakan yang bersangkutan batal mencalonkan diri," kata Saleh.

Walaupun demikian, kata dia, pihaknya tetap melakukan koorodinasi dengan KPU Pusat. Karena final dalam memutuskan adalah KPU Pusat, bilamana masih ada kekuarang persyaratan nantinya, tambahnya.

Baca: 2 Pasang Bakal Calon Daftar Peserta Pilkada Sukamara


Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar