Ini yang Dipersiapkan Korem Panju Panjung ikut amankan pilkada

id Korem 102 Panju-Panjung ,Kolonel Arm M Naudi Nurdika ,pilkada

Ini yang Dipersiapkan Korem Panju Panjung ikut amankan pilkada

Para prajurit TNI di bawah naungan Korem 102 Panju Panjung Palangka Raya. (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

 Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Komandan Korem 102 Panju-Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika mengatakan pihaknya akan menurunkan 2.000 personelnya untuk membantu pihak kepolisian daerah setempat, dalam pengamanan pemilihan kepala daerah di 10 kabupaten satu kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

"Saya sudah menyiapkan kurang lebih 2.000 personel untuk membantu pihak kepolisian mengamankan jalannya pilkada di 10 kabupaten satu kota di Kalteng. Agar pada hari H nya situasi pilkada berjalan kondusif," kata M Naudi Nurdika di Palangka Raya, Sabtu.

Dia menegaskan, untuk daerah yang dianggap rawan Sudah dipetakan bersama Polisi dan TNI sesuai dengan fakta dan informasi yang sudah dihimpun terlebih dahulu.

"Yang mengetahui mana saja lokasi rawan terjadi konflik saat proses pilkada berlangsung, itu adalah Dandim dan Kapolres di daerahnya masing-masing. Tahapan dan kerawanan tentunya mereka sudah antisipasi sejak dini," kata perwira berpangkat melati tiga tersebut.

Naudi Nurdika menjelaskan, dalam pengamanan pilkada nantinya tidak hanya melakukan pengamanan saja, melainkan pihaknya juga akan mengamankan oknum masyarakat yang berani melakukan politik uang.

"Ketika anggota saya melihat ada yang berani bermain politik uang, kita akan mengamankan. Mengenai proses penindakannya kita akan serahkan kepada aparat yang berwajib atau kepada Gakkumdu yang sudah d bentuk di setiap Polres di daerah masing-masing," ucapnya.

Ia juga terus mengingatkan kepada setiap anggotanya, agar jangan membiarkan apabila ada oknum masyarakat yang bermain politik uang.

"Kalau kita biarkan itu malah menjadi bibit-bibit dari tindak kejahatan politik uang di tiap pilkada nantinya," pungkas Naudi Nurdika.


Pewarta :
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar