Pendidikan mampu putus mata rantai kemiskinan

id Ary Egahni Ben Bahat ,TP PKK Kabupaten Kapuas,Pendidikan mampu putus mata rantai kemiskinan

Ketua TPPKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat photo bersama dengan guru-guru TK serta murid TK dan SD di depan Gedung TK PAUD Kaca Piring Desa Basungkai Kecamatan Basarang, selasa (13/2/18). (Foto Diskominfo Kabupaten Kapuas)

Yang bisa memutuskan mata rantai kemiskinan, dan yang bisa merubah nasib agar menjadi orang yang lebih baik adalah pendidikan
Kuala Kapuas (Antaranews Kalteng) - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat didampingi pengurus dan anggota lainnya dalam waktu bersamaan mengunjungi sekaligus dua TK PAUD di Kecamatan Basarang diantaranya TK Fajar Islam I Desa Bungai Jaya dan TK Kaca Piring Desa Basungkai, Selasa. 

Dalam kesempatan itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabuaten Kapuas menyerahkan masing-masing Alat Pemainan Edukatif (APE) yang diterima langsung oleh kepala sekolah masing-masing disaksikan Camat Basarang Aswan didampingi Isteri serta para Kepala Desa dan melakukan memotong pita sebagai tanda dimulaianya operasional gedung TK PAUD tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Ben Bahat dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan serta apresiasi kepada para Kepala Desa yang sudah mengalokasikan dana desa untuk membangun TK PUAD di Desanya masing-masing.


Dia berharap kepada Kepala Desa beserta seluruh jajarannya agar dapat bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan saling mendukung dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang termasuk pendidikan anak usia dini (PAUD), sehingga desa dapat lebih berkembang, maju, dan sejahtera.  

"Yang bisa memutuskan mata rantai kemiskinan, dan yang bisa merubah nasib agar menjadi orang yang lebih baik adalah pendidikan," kata Ary Egahni.

Lebih lanjut dia katakan agar para orang tua terus jangan putus asa untuk bagaimana menyekolahkan anak anaknya, sehingga anak-anak nantinya menjadi anak yang pintar, cerdas, berbudi pekerti yang luhur dan dapat menjadi generasi muda yang handal dimasa yang akan datang.


Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar