Penyusunan anggaran desa harus realistis, kata anggota DPRD ini

id DPRD Barsel, Hasanuddin Agani,anggaran dana desa,dana desa

Ilustrasi - ALokasi Dana Desa. (Istimewa)

Buntok (Antaranews Kalteng) - Wakil Ketua DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Hasanuddin Agani meminta agar penyusunan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) harus realistis.

"Usulkan anggaran melalui dana tersebut dibuat secara realistis sesuai peruntukannya," katanya saat menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Bintang Awai di Tabak Kanilan, Selasa.

Gunakanlah dana tersebut secara cermat, dan teliti sehingga bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat di desanya masing-masing.

"Karena ada yang menganggarkan untuk pembuatan sumur bor saja mencapai Rp 100 juta, dan harga yang diusulkan tersebut tentunya terlalu besar, dan tidak realistis," ucap Hasanuddin Agani.

Selain itu lanjut dia, kalau masih bisa dikerjakan menggunakan Dana Desa, jangan diusulkan ke Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten.

"Karena selama ini ada yang bisa dikerjakan melalui anggaran desa, malah diusulkan ke APBD Barsel," tambah politisi dari Partai Golkar Barsel itu.

Supaya mengerti penggunaan Dana Desa kata dia, diharapkan agar kepala desa bisa diberikan bimbingan teknis.

"Hal tersebut agar Kepala Desa mengerti bagaimana menggunakan dana desa, dan bagaimana sinergi antara desa, kecamatan, dan kabupaten," tambah dia.

Karena lanjut Hasanuddin Agani, dana desa tersebut digulirkan supaya desa bisa menjadi lebih maju, dan mandiri.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar