Geram lihat tugu bundaran kotor Bupati Supian Hadi lakukan hal ini

id Bupati Kotim, H Supian Hadi, bersihkan tugu

Bupati Kotim naik membersihkan tugu bundaran yang dipenuhi rumput, serta jalan yang banyak pasir, Kamis (22/3/2018). (Foto Antara Kalteng/Norjani) (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Geram melihat tugu bundaran di depan kantornya banyak rumput, Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, H Supian Hadi, rela naik ke bagian atas tugu yang terlihat kotor dan membersihkan sendiri rumputnya.

"Jangan cuma membersihkan yang mudah dijangkau. Bersihkan semuanya, apalagi yang di depan mata, seperti bundaran ini sangat jelas terlihat dan selalu menjadi perhatian," kata Supian di Sampit, Kamis sore.

Supian yang baru pulang beraktivitas, sengaja mampir ke bundaran yang merupakan titik nol atau pusat kota Sampit. Dia merasa tidak nyaman melihat rumput yang banyak tumbuh di bagian atas tugu.

Rumput itu terlihat jelas dari kejauhan sehingga merusak keindahan meski taman di bagian bawah tugu sudah cukup rapi. Supian pun akhirnya memilih turun untuk membersihkan sendiri rumput-rumput tersebut.

Supian kemudian meminta bantuan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kotawaringin Timur, Rihel dan jajarannya mengambil tangga untuk membersihkan bagian atas tugu. Mobil pemadam kebakaran juga dikerahkan membersihkan pasir dan kotoran di jalan seputar bundaran tersebut.

Dengan cekatan dan tanpa ragu, Supian naik dan membersihkan rumput yang tumbuh di bagian atas tugu bundaran. Setelah itu, dia juga tanpa sungkan memegang selang pemadam kebakaran yang disemprotkan untuk membersihkan jalanan.

Aksi spontan Supian menjadi perhatian pengendara yang melintas. Sebagian bahkan sempat mengabadikan kegiatan bupati mereka yang selama ini memang sering turun ke lapangan melakukan kegiatan bersama masyarakat.

"Taman di bundaran saja masih kotor. Trotoar juga banyak rumput. Mulai besok, program Jumat Beriman (bersih, indah dan nyaman) harus kembali digalakkan, termasuk oleh pemerintah kecamatan," ujar Supian.

Supian menampik jika aksi bersih-bersih itu karena dalam beberapa hari ke depan akan dilakukan penilaian tahap dua Adipura.

Dia juga menyanggah anggapan upaya meningkatkan kebersihan itu karena ingin mengejar piala Adipura lantaran beberapa tahun terakhir piala bergengsi itu tidak berhasil diraih.

Ditegaskannya, tujuan utama pemerintah daerah adalah membersihkan lingkungan dan kesadaran masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat makin meningkat. Tujuannya agar derajat kesehatan masyarakat makin meningkat.

Jika lingkungan bersih dan masyarakat sudah menjalankan pola hidup sehat, Supian yakin piala Adipura dengan sendirinya akan diraih. Dukungan masyarakat sangat penting untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Supian mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan agar derajat kesehatan terus meningkat. Aparatur sipil negara dan instansi terkait harus cepat tanggap dan menjadi pelopor agar program pemerintah berjalan dengan baik.
 

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar