Ternyata! Pengedar sabu tangkapan Polisi Bartim berstatus PB

id pengedar sabu, polres bartim,pembebasan bersyarat

MH alias Un (25) sebelah kiri dan EJ alias Ed (19) tunjukkan barang bukti sesaat setelah diperiksa Satresnarkoba Polres Bartim, Jumat. (Foto Polres Bartim)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Pengedar sabu, MH alias Un (25) warga RT 03 Desa Pudak  Setegal, Kecamatan Kelua, Tabalong yang ditangkap di sebuah barak di jalan Nansarunai, Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah pada Jumat (06/04/2018) lalu ternyata berstatus dalam pembebasan bersyarat (PB).

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasat Resnarkoba AKP Dhani Sutirta, Minggu mengatakan, status PB kita ketahui setelah adanya kordinasi dengan Polres Tabalong.

"MH alias Un ternyata juga TO dari Polres Tabalong. MH alias Un diketahui baru dibebaskan dengan status PB yang berakhir hingga akhir tahun 2018 ini," kata Dhani di Tamiang Layang. 

Menurut Dhani, ketika ditanyakan dengan tersangka yang sudah masuk dalam ruang tahanan polres Bartim, tersangka mengakui bahwa dirinya baru bebas beberapa bulan dengan status PB saat menghuni lapas kelas II Tanjung, Tabalong sebagai tahanan kasus narkotika. 

Di Bartim, MH alias Un sering membawa barang haram berupa sabu-sabu yang didapatkan dari Tabalong, Kalsel.

Narkotika kelas I jenis sabu-sabu didapatkan dengan mudah di Tabalong. Kemudian dibagi menjadi paketan kecil, barulah dijual dengan harga bervariasi ke pelanggan di Tabalong dan Bartim.

"Awalnya sempat kesulitan, karena tersangka jarang mendatangi kontrakannya di Bartim. Namun, masyarakat selalu menginformasikan jika tersangka ada di Bartim," terang Dhani.

Ketika ditangkap, paketan sabu-sabu hanya sedikit karena terlebih dahulu dijual di Tabalong. MH alias Un ditangkap bersama temannya berinisial EJ alias Ed (19) yang baru lulus SMA tahun 2017.

Pewarta :
Editor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar