DPRD janji terus pertanyakan mekanisme evaluasi tenaga kontrak Pemprov

id DPRD Kalteng,Heriansyah Wakil Ketua DPRD Kalteng,Heriansyah,Tenaga Kontrak Pemprov,Demo di DPRD Kalteng

Puluhan mantan tenaga kontrak Pemprov Kalteng melakukan demonstrasi ke DPRD Kalteng untuk mempertanyakan mekanisme dan hasil evaluasi tenaga kontrak, Senin (16/4/18), (Foto AntaraKalteng/Jaya W Manurung)

...Kita nanti ingin ada keputusan yang sejelas-jelasnya
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah Heriansyah, menegaskan pihaknya akan terus mempertanyakan kepada Pemerintah Provinsi mengenai proses dan mekanisme evaluasi tenaga kontrak yang sampai sekarang ini masih tetap berpolemik.

Penegasan ini disampaikan Heriansyah usai saat menerima puluhan mantan tenaga kontrak satuan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalteng yang melakukan demonstrasi ke gedung DPRD Kalteng, Senin (16/4/18).

"Aspirasi mereka sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan ke DPRD Kalteng. Kita pun bahkan telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), tapi memang sampai sekarang masih berproses. Persoalan ini kan memang berada di Pemprov, kita terus berupaya agar ada kejelasan," ucapnya.

Mengenai nasib tenaga kontrak yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan bekerja di lingkung Pemprov Kalteng sesuai hasil evaluasi, Wakil Ketua DPRD Kalteng ini tetap menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Pemprov.

Dia mengatakan pada dasarnya apapun yang menjadi aspirasi mantan tenaga kontrak Pemprov Kalteng ini akan terus diperjuangkan. Berbaga hal mengganjal mengenai proses dan hasil evaluasi tenaga kontrak pun akan terus dipertanyakan.

"Nanti pun rencananya akan kembali diadakan RDP untuk memutuskan mengenai evaluasi tenaga kontrak tersebut, termasuk kelanjutan tenaga kontrak yang tidak memenuhi syarat. Kita nanti ingin ada keputusan yang sejelas-jelasnya," kata Heriansyah.

Apabila nanti, misalnya, tenaga kontrak tidak memenuhi syarat tersebut tidak bisa lagi direkrut, maka Pemprov Kalteng perlu mempersiapkan solusi terbaik. Hal itu diperlukan ada kejelasan secara tegas dari Pemprov agar permasalahan ini tidak berlarut-larut.

Dia mengatakan sampai sekarang ini Pemprov belum ada membuat keputusan tegas dalam menyelesaikan polemik evaluasi tenaga kontrak ini. Sebab, beberapa kali RDP antara DPRD dan Pemprov, hanya membahas masalah solusi tanpa ada keputusan yang jelas.

"Kami minta keputusannya pun harus tertulis. Jadi tidak ada lagi informasi sana dan sini yang justru menimbulkan masalah secara terus menerus. Intinya, kami akan terus berupaya agar permasalahan evaluasi tenaga kontrak ini bisa dituntaskan," demikian Heriansyah

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar