Harta nasabah BCA Rp108 juta ditaruh di mobil dicuri

id nasabah bca,polres palangka raya,beli sarang walet

Mobil Mitsubishi Mirage milik Muhammad Syakir yang dipecah kacanya sedang diamankan aparat kepolisian dengan diberikan garis polisi, Senin. Insert: Muhammad Syakir. (Foto Antara Kalteng/Adi Wibowo)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Harta seorang nasabah Bank BCA bernama Muhammad Syakir (36) warga Jalan Kalibata Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang berada di dalam mobil miliknya senilai Rp108 juta dicuri dua orang tidak dikenal dengan cara memecahkan kaca mobilnya. 

"Kejadian tersebut terjadi Senin (16/4/18) sekitar pukul 11.30 WIB ketika mobilnya diparkirkan di depan Toko Cahaya Sablon II Jalan Tjilik Riwut Km 1,5. Dari harta totalnya senilai Rp108 juta yang dicuri maling itu berupa uang tunai Rp68 juta dan ada batu mulia jenis jamrud  dan lainnya apabila diuangkan sekitar Rp40 juta," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar di damping Kasat Reskrim AKP Harman Subarkah, Senin.

Pencurian harta milik Muhammad Syakir yang berada di dalam mobil Mitsubishi Mirage bernomor polisi KH 1239 AQ baru diketahui usai korban dan rekannya bernama Zainal melaksanakan shalat dzuhur di masjid yang tidak jauh dari toko penjual kain dan alat menjahit pakaian milik rekannya itu.

Korban tidak bisa berbuat banyak ketika mengetahui uang tunai yang baru saja diambil dari Bank BCA Jalan Ahmad Yani dan batu mulia sebanyak 26 butir, sudah raib bersama tas selempang miliknya yang diletakannya di jok bagian depan mobil. 

"Berdasarkan informasi beberapa saksi mata di lokasi kejadian pelakunya ada dua orang dan saat beraksi menggunakan sepeda motor matic, namun nomor polisi motor yang digunakan pelaku tidak ada yang mengetahuinya," kata Timbul. 

Siang itu juga anggota identifikasi Polres setempat turun dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi pencurian tersebut. Bahkan petugas juga masih mencari tahu alat yang digunakan pelaku hingga bisa dengan cepatnya memecahkan kaca mobil milik korbannya. 

Selain minimnya saksi mata yang melihat kejadian itu, aparat keamanan juga tidak mendapatkan petunjuk saat melakukan olah tempat kejadian perkara, yang bisa dijadikan bahan penyelidikan identifikasi kelompok yang melancarkan aksinya di wilayah hukum Polres setempat. 

"Kalau dirunut dari kronologis kejadiannya, korban diduga dibuntuti para pelaku usai mengambil uang dari Bank BCA, namun korban tidak mengetahuinya. Ketika itu pelaku langsung memanfaatkan kelalaian korban hingga harta miliknya dicuri," beber perwira berpangkat melati dua itu. 

Sementara itu di lokasi kejadian Muhammad Syakir mengaku bahwa uang yang baru ia ambil dari Bank tersebut rencananya untuk membeli sarang walet yang sudah dipesannya. Namun dengan adanya kejadian tersebut niatnya untuk mendapatkan sarang burung walet pupus. 

"Perkara ini saya serahkan kepada pihak yang berwajib untuk mengungkapnya, dan saya berharap kasus pencurian seperti ini dapat segera terungkap," tandas pria berwajah seperti orang Arab itu.
 

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar