Festival Budaya Isen Mulang ditargetkan 'sedot' 500 wisman

id FBIM Kalteng, disbudpar kalteng, guntur talajan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan (kanan) saat bermain sape. (Dok. Pribadi)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan 500 wisatawan mancanegara (wisman) akan mengunjungi pergelaran Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2018.

"Target kunjungan pada pergelaran tahunan tersebut ialah 500 wisatawan mancanegara dan 20.000 wisatawan nusantara," kata Kepala Disbudpar Kalteng, Guntur Talajan saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Jumat.

Dia mengatakan, dalam rangka menarik minat wisatawan, sebanyak 20 jenis budaya, seni dan permainan tradisional akan dipertandingkan pada acara tersebut.

Jenis pertandingan tersebut ialah karnaval budaya, pemilihan putra-putri pariwisata, tari daerah, lagu daerah dan karungut, mengenta, melamang dan mangaruhi, balogo serta habayang.

Kemudian pertandingan maneweng, manetek, manyala kayu, jukung tradisional, besei kambe, jukung hias, manyipet, lawang sakepeng, sepak sawut dan lomba masakan tradisional khas Dayak Kalteng.

Para peserta merupakan kontingen atau perwakilan pemerintah kabupaten/kota se provinsi berjuluk "bumi pancasila dan bumi tambun bungai" ini.

Pergelaran Festival Budaya Isen Mulang ini sendiri akan dilaksanakan di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah pada 2-6 Mei 2018.

"Direncanakan acara tersebut akan dibuka oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya serta turut hadir pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy," kata Guntur.

Melalui pergelaran tersebut pihaknya berharap berbagai seni dan kekayaan budaya serta potensi wisatawan alam di Kalimantan Tengah semakin dikenal wisatawan nusantara serta wisatawan mancanegara.

"Saat ini persiapan terus dilakukan panitia, termasuk terakhir kami baru saja menggelar konferensi pers di kementerian pariwisata, Jakarata Kamis lalu," katanya.

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar