Menyikapi tahun politik, ini seruan KAHMI Kotim

id Menyikapi tahun politik ini seruan KAHMI Kotim,KAHMI,Politik,Pemilu,Pemkab Kotim,Zam'an,Taufiq Mukri

Ketua Dewan Penasihat MD KAHMI Kotim yang juga Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri memberi arahan saat rapat kerja daerah, Sabtu (12/5/2018). (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimatan Tengah terus aktif mendorong perbaikan praktek politik dari keadaan selama ini yang masih mengabaikan kualitas bagi proses berbangsa dan bernegara.

"KAHMI tetap menjadi wadah berkumpulnya alumni HMI dan berupaya terus berkotribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah serta perbaikan kualitas politik nasional di tingkat daerah," kata Ketua Majelis Daerah KAHMI Kotawaringin Timur, Zam`an di Sampit, Sabtu.

Penegasan itu disampaikan Zam`an saat Rapat Kerja Daerah KAHMI Kotawaringin Timur di Sampit. Rapat kerja ini cukup unik karena dilaksanakan di kapal wisata sambil berwisata susur Sungai Mentaya.

Acara itu juga dihadiri Ketua Dewan Penasihat Majelis Daerah KAHMI Kotawaringin Timur yang juga Wakil Bupati HM Taufiq Mukri. Ini merupakan rapat kerja pertama kepengurusan periode 2017-2022 setelah dilantik pada 1 Maret 2018.

Menurut Zam`an, anggota KAHMI berkiprah di berbagai bidang pemerintahan maupun swasta. Banyak pula di antaranya yang terjun ke dunia politik dengan bergabung pada beragam partai politik.

Anggota KAHMI diyakini sudah memahami bahwa organisasi tersebut tidak boleh dibawa ke ranah politik praktis meski banyak anggotanya yang menjadi politikus. KAHMI hanya berperan pada upaya mengajak masyarakat untuk turut menyukseskan pemilu.

Menjelang pemilu serentak tahun 2019, suhu politik nasional dan daerah mulai meningkat. KAHMI harus berperan membantu menciptakan situasi kondusif dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saat ini menjelang pemilu, banyak bermunculan `hoax` dan ujaran kebencian terkait SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) yang memprihatinkan bagi kelangsungan negara dan pembangunan. KAHMI harus membantu mencari solusi karena Indonesia bukan negara yang intoleran," tambah Zam`an.

Sementara itu, rapat kerja daerah ini membahas berbagai program kerja yang akan dilaksanakan KAHMI Kotawaringin Timur. Banyak ide yang muncul saat dialog dan nantinya akan dimantapkan menjadi program kerja yang akan dijalankan KAHMI Kotawaringin Timur.

Saat ini ada lebih dari 100 pengurus dan anggota KAHMI Kotawaringin Timur yang aktif. Keberagaman wilayah dan profesi anggotanya, menjadi modal bagi KAHMI untuk berkontribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah sesuai bidang masing-masing.

Ketua Dewan Penasihat Majelis Daerah KAHMI Kotawaringin Timur yang juga Wakil Bupati, HM Taufiq Mukri mendukung penuh program kerja yang akan dilaksanakan KAHMI setempat. Dia berharap KAHMI bersinergi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun daerah dan membantu masyarakat.

"Kami mengapresiasi karena program kerja yang disusun sangat positif bagi daerah. KAHMI juga bisa membuat rekomendasi program apa yang bisa dijalankan pemerintah untuk kemajuan daerah dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur," kata Taufiq.

Taufiq berharap KAHMI beserta seluruh anggotanya untuk meningkatkan sumbangsih terhadap pembangunan daerah dan masyarakat. Pemerintah daerah akan sulit melakukan percepatan dan pemerataan pembangunan tanpa bantuan banyak pihak.

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar