Atlet junior Kotim juara II catur cepat Kalteng

id lomba catur,catur kotim, Atlet junior Kotim juara II catur cepat Kalteng,atlet junior kotim

Pecatur junior Akhmad Zaid Firdaus (tiga dari kanan) utusan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng berhasil meraih juara II dalam turnamen catur Isen Mulang 2018 yang berlangsung di Palangka Raya. (Ist)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Akhmad Zaid Firdaus, atlet catur junior Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah berhasil meraih juara II dalam kejuaraan catur cepat Isen Mulang Cup 2018.

Ketua Percasi Kotawaringin Timur, H Syafrudin Husin di Sampit, Senin mengatakan, dalam turnamen catur Isen Mulang yang di gelar 12-13 Mei 2018 di Palangka Raya itu Kotim mengirim tujuh pecatur junior.

Dari tujuh pecatur junior yang dikirim itu lima pecatur diantaranya berhasil masuk lima besar. Dan hasil yang dicapai sudah maksimal.

Syafrudin mengatakan, untuk kategori SD Putra, pecatur Kotawaringin Tumur atas nama Ahmad Zaid Firdaus merebut juara 2, SD Putri yaitu Aliyya Satya Harati menempati peringkat ke-4.

Kemudian pecatur SMP Putra yaitu??Andrianose Marbun dan Athaya Muluq masing-masing menempati peringkat ke-2 dan ke-5. Selanjutnya untuk SMA Putra, pecatur Edward Ritsie Pierli menempati peringkat ke-5.

"Hasil kejuaraan ini tentunya akan menjadi evaluasi kami untuk meningkatkan pembinaan terhadap attlet catur Kotawaringin Timur. Mengingat masih ada beberapa event lagi untuk tahun 2018 ini seperti Kejurprov pada bulan Juli mendatang di Buntok dan juga Porprov pada bulan Oktober di Muara Teweh," terangnya.

Syafrudin mengungkapkan, potensi pecatur junior Kotawaringin Timur untuk bisa berkembang lebih baik lagi sangat terbuka lebar.

Kami melihat potensi pecatur junior sangat bagus, sehingga masih bisa berkembang lebih baik lagi, kedepannya, ucapnya.

Lebih lanjut Syafrudin mengatakan, saat ini kendala yang dihadapi dalam pengembangan olahraga catur ini antara lain menimnya pecatur putri, baik di level senior maupun junior.

"Ini pekerjaan rumah kita kedepan, supaya pecatur putri bisa kita bangkitkan kembali," tegasnya.

Selain itu, kendala lainnya dalam pengembangan olahraga catur, terutama di level junior adalah berkurangnya kejuaraan atau turnamen catur yang sebelumnya menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam?kegiatan Olimpiade Olahara Siswa Nasional atau O2SN.

Dua tahun terakhir catur tidak lagi dipertandingkan dalam O2SN. Selain itu, dalam kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Kotaqaringin Timur, olahraga catur juga tidak dipertandingkan.

"Kami sudah menyampaikan hal ini kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur agar setidaknya olahraga catur ini bisa dipertandingkan dalam POPDA, sehingga minat pelajar untuk belajar catur bisa meningkat," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur, Najmi Fuadi mendukung pembinaan olahraga catur terus ditingkatkan.

Pihaknya juga akan mengupayakan agar olahraga catur masuk dalam agenda POPDA tahun depan.
 

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar