Satpol PP Kotim tingkatkan pemberantasan minuman keras

id Satpol PP Kotim tingkatkan pemberantasan minuman keras,Satpol PP,Minuman keras,Rody Kamislam

Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Rody Kamislam. (Foto Antara Kalteng/Norjani)

Sampit (Antaranews Kalteng) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah meningkatkan penertiban minuman keras untuk menekan peredarannya agar tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pagi tadi kami ada menyita belasan botol arak dari sebuah toko di Jalan S Parman Sampit. Kami tidak akan berhenti, justru penertiban ini akan kami tingkatkan," tegas Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotawaringin Timur, Rody Kamislam di Sampit, Selasa.

Peredaran minuman keras di Kotawaringin Timur diduga masih marak. Meski berulang kali Polres dan Satuan Polisi Pamong Praja membongkar tempat pembuatan, gudang penyimpanan dan toko penjualan minuman keras, namun ternyata minuman memabukkan itu masih saja ditemukan beredar.

Sanksi yang belum mampu memberikan efek jera, diduga memicu pelaku kembali mengulangi kegiatan mereka membuat dan menjual minuman keras. Paling banyak ditemukan adalah minuman keras jenis arak tradisional atau lebih dikenal sebutan lonang.

Rody menduga masih banyak minuman keras yang disembunyikan pelaku. Namun dia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penertiban secara rutin untuk menekan peluang pelaku membuat dan mengedarkan minuman keras.

Setiap hari ada 40 personel yang dibagi dua kelompok, dikerahkan melakukan patroli. Jika ada informasi masyarakat terkait aktivitas pembuatan maupun penjualan minuman keras maka akan langsung ditindaklanjuti.

Satuan Polisi Pamong Praja juga meningkatkan koordinasi dengan kepolisian untuk bersama-sama mengawasi peredaran minuman keras. Siapapun yang mendapat informasi tentang pembuatan dan penjualan minuman keras, maka akan langsung ditindaklanjuti.

"Kalau mereka tidak jera dan kembali membuat atau menjual minuman keras, maka akan kami tertibkan lagi. Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran minuman keras," tegas Rody.

Terkait tibanya bulan suci Ramadhan, Rody mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan untuk menekan peluang terjadinya tindak kejahatan.

Satuan Polisi Pamong Praja juga akan meningkatkan operasi pemberantasan penyakit masyarakat. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat bisa lebih tenang, terlebih bagi umat Islam agar lebih khusyuk menjalankan ibadah.

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar